Babak Baru Perseteruan Tsania Marwa-Atalarik Syah

Reporter : Nur Ulfa
Selasa, 25 April 2017 13:05
Babak Baru Perseteruan Tsania Marwa-Atalarik Syah
Tsania Marwa melaporkan suaminya ke KPAI karena sulit menemuai kedua anaknya.

Dream - Tsania Marwa, istri Atalarik Syah memenuhi janjinya untuk melaporkan kasusnya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Tsania mengaku kesulitan bertemu kedua buah hatinya sejak kasus perceraiannya terjadi.

" Kami minta bantuan KPAI dengan memasukan formulir pengaduan. Kami berharap besok bisa diproses," kata kuasa hukum Tsania Marwa, Hamdan saat dihubungi awak media, Selasa, 25 April 2017.

 marwa© marwa

Menurut Hamdan kliennya sebetulnya sudah memasukan laporannya ke KPAI sejak kamis (20/4/2017) lalu. Hingga kini Marwah masih menunggu pihak KPAI memproses laporan tersebut.

" Kalau KPAI sudah tentukan hari Tsania Marwa untuk diperiksa saya infokan," ucap Hamdan.

Melihat tidak ada itikad baik dari Atalarik untuk mempertemukan Marwa dengan kedua buah hatinya Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira. Wanita 26 tahun itu berusaha kerasa agar bisa bertemu anaknya.

" Yang terpenting usaha kami yang terbaik bagi anak atau the Best interest of the child sekali pun orang tua mereka bersengketa," tuturnya.

Sementara itu pihak Atalarik Syah yang diwakili kuasa hukum, Junaedi dalam persidangan beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya sebetulnya terbuka jika Marwa ingin menemui anak-anaknya. 

" Kan bisa komunikasi dulu sama saya, nomor saya malah diblok sama dia," katanya.

Junaedi mengatakan, kliennya selama ini tak pernah membahas soal nasib sang anak. Bahkan dalam persidangan mediasi, Arik, sapaan Atalarik, hanya membahas soal permohonan bercerai. 

" Urusan anak itu urusan pengadilan. Nanti pengadilan menjawab, ada bukti dan membuktikan. Jadi nggak mungkin itu," imbuh Junaedi. (Sah)

1 dari 3 halaman

Jeritan Hati Tsania Marwa Soal Buah Hati

Dream - Istri aktor Atalarik Syah, Tsania Marwa mengaku paling sayang kepada anak-anaknya dibandingkan orang lain. Dia bahkan sampai punya kebiasaan yang tidak dilakukan orang lain, termasuk Arik sendiri, yaitu membersihkan telinga anaknya.

Tsania mendasarkan perkataannya dari pertemuan dengan dua anaknya, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira pada 25 Maret lalu. Dari mereka, dia mengetahui kebersihan anak-anaknya bahkan tidak pernah diperhatikan Arik.

" Di tempat hiburan salah satu mal, saya tanya ke anak saya, 'Syarief di rumah siapa yang bersihin kotoran telinga?" kata Marwa usai mediasi di Pengadilan Agama Cibinong, Selasa, 18 April 2017.

Syarif menjawab tidak ada yang membersihkan kotoran telingannya. Jawaban anaknya membuat Tsania terkejut.

" Saya tanya lagi, 'Kok suster nggak bersihin telinga?'. Syarief menjawab, 'Nggak tahu'," ucap Tsania sambil menyeka air matanya.

Setelah itu, Tsania mencoba membersihkan telinga anaknya. " Dan ternyata kotor banget," kata dia.

2 dari 3 halaman

Pernah Disebut Ibu Gagal

Marwa menuding keberadaan dirinya sebagai ibu sang anak juga pernah disinggung Arik. Ucapan tersebut muncul melalui pesan WhatsApp.

" Dia bilang, 'Kamu nggak usah khawatir masalah ibu, saya bisa dapat yang lebih baik'," ucap dia.

Mawra menegaskan, tidak ada orang lain yang lebih sayang kepada anaknya selain dia. " Karena saya itu adalah ibunya. Saya yang mengandung dan yang melahirkan," ucap Marwa.

 marwa© marwa

3 dari 3 halaman

Ini Pemicu Awal Keretakan Rumah Tangga Atalarik dan Tsania

Dream - Pengacara Atalarik Syah, Junaidi, membeberkan pemicu keretakan rumah tangga kliennya dengan Tsania Marwa. Menurut dia, masalah yang berujung gugatan cerai itu bermula dari kepergian Tsania dari rumah.

" Marwa keluar dari rumah hampir 3 minggu. Makannya kalau percekcokan enggak ada. Percekcokan justru terjadi saat dia enggak pulang-pulang," kata Junaidi saat dihubungi, Senin 3 April 2017.

Menurut Junaidi, ibu dua anak ini malah memilih pergi ke rumah orangtuanya. Saat diminta pulang oleh Atalarik, Tsania tak mau dan justru mengajukan gugatan cerai.

" Tapi kalau sudah disuruh pulang tidak pulang-pulang malah ajukan gugatan itu kan bikin kaget. Seharusnya kalau ada masalah diselesaikan di rumah, bukan di rumah orangtua. Makannya Arik bilang selesaikan di rumah," tambah dia.

Junaidi mengungkapkan, Tsania pergi sambil membawa kedua anaknya. Namun tak lama Tsania mengembalikan anaknya ke Atalarik dan kemudian kembali lagi ke rumah orangtuanya.

" Jadi ceritanya Atalarik baru pulang syuting, tiba-tiba Marwa ini sudah bawa baju anaknya berlebihan. Mau ada apa? Kita mau ke rumah orangtua?"

" Anaknya pulang, ibunya enggak pulang, itu yang kita enggak ngerti. Karena yang besar harus sekolah. Anaknya sekolah seperti biasa. Tapi Marwa enggak mau pulang. Dari situ mereka bertengkar," ujar Junaidi.

Belum ada klarifikasi dari Tsania terkait penuturan Junaidi ini. Namun yang jelas, sebelumnya Tsania mencurahkan isi hatinya melalui media sosial.

Melalui akun Instagram, Tsania justru mengaku Atalarik memutus komunikasi mereka. Dia juga mengaku dilarang bertemu dengan anak-anaknya.

"  Assalammualaikum rik, sehat? Apa kbr? Anak2 gmn? Sedih aku kamu block semua no aku sampai gak bs nanya kbr anak. Tapi sebagai Ibu aku selalu berdoa agar mereka sehat walafiat dan bahagia lahir batin. Amin," tulis Tsania Marwa melalui instagramnya, tsaniamarwa54, Minggu 3 April 2017.

Tak hanya itu, Tsania juga mengaku hanya meminta hak asuh anak-anaknya melalui gugatan cerai itu. Bukan soal harta gono-gini. 

"  Aku gugat cerai kamu hanya minta hak asuh. Sama sekali tdk mau gugat harta gono gini, aku ikhlas dengan uang aku yang sudah terpakai. Aku percaya ilmu sedekah rik. Tapi kalau kamu UDAH RAMPAS SEMUANYA, namanya kamu dzalim rik. Dan kalau kamu mau hitung2an harta gono gini ya udah kita hitung2an aja. Aku masih Ibu dr anak-anak kamu. Terima kasih rik untuk cerita hari ini. Sampai ketemu di ruang sidang. #hariminggu #2april2017 #ceritaseorangibu," imbuh Tsania.

Beri Komentar