Tulisan Putri Denada Bikin Nangis

Reporter : Amrikh Palupi
Kamis, 22 Oktober 2020 11:23
Tulisan Putri Denada Bikin Nangis
Kenapa?

Dream - Denada membuat terenyuh warganet usai mengunggah coretan kertas putrinya, Aisha. Tulisan tangan putrinya itu berisi ucapan cinta untuk Denada.

" I Love U Ibu," tulis Aisha.

Selain itu, Aisha juga menggambar emoticon berbentuk hati. Bagian tengah ada emoji terseyum. Dia menandai gambar emoji tersebut denan kata Ibu dan Aisha.

Denada mengungkap cerita di balik coretan ungkapan rasa sayang Aisha kepadanya. Menurut wanita 41 tahun iyu, tulisan tersebut dibuat dan ditempel di bajunya.

Denada© Denada

" I love you too sayang. Kertas ini dia bikin trus dia tempelin di bajuku seharian kemaren. Isn’t she the sweetest," kata Denada.

Unggahan Denada ini pun langsung mendapatkan reaksi dari warganet. Banyak yang terharu dan menangis melihat tulisan dari Shakira untuk Denada.

" Masya Allah...ini cara mengekspresikan perasaan nya....," tulis akun @senator_emiliacontessa.

" Ya Allah ikut terharu,.. cepat sembuh Sayang...Semangaattt," tulis akun @itanur75.

" Ya Allaah," tulis akun @kartikakusuma2.

1 dari 5 halaman

Setahun Tak Dijenguk Sang Ayah, Putri Denada Tulis Pesan Menyentuh

Dream - Denada mengungkpan pesan yang menyentuh hati, ia mengunggah surat yang dituliskan sang putri yang kini bernama Aisha, untuk ayahnya, Jerry Aurum yang sudah setahun tak menjenguknya.

"  Dear Papa, do u miss me? I do. I love you. Sehat selalu,"  bunyi surat itu.

Menurut Denada memang surat itu ditulis Aisha khusus untuk Jerry, karena memang sudah setahun ini Jerry mendekam di penjara atas kasus narkoba. Maka dari itu Jerry pun belum bisa menjenguk Aisha di Singapura.

" She made this card for him, Aisha nyariin Papa nya ga? Yes? Many times she cried, telling me how much she missed him? Does it break my heart? So much,"  tulis Denada.

Bukan hal mudah bagi Denada harus menjawab pertanyaan Shakira mengenai keberadaan sang ayah. Tak dipungkiri pula ia merasa sakit jika Aisha terus bertanya Jerry.

"  Mencari jawaban yang paling memungkinkan atas setiap pertanyaan “ kapan Papa kesini Ibu?” atau “ Papa kenapa kok belum bisa kesini Ibu?” selalu membuat hatiku berat. It does make everything a bit harder in this already challenging time? And there’s really nothing I can do about it,"  katanya.

Meski begitu, ia selalu memberikan pengertian kepada putrinya jika Jerry sangat mencintai Aisha, meski hingga kini ia masih belum dijenguk ayahnya.

" Bagianku sekarang adalah, memastikan di setiap saat dan di setiap kesempatan yang memungkinkan, bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya cinta luar biasa sama dia. Bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya juga luar biasa merindukan dia. Bahwa walaupun Papanya ga bisa ada sama dia sekarang, tapi he would do anything to be with her,"  ungkap Denada.

2 dari 5 halaman

Curhat Denada Tinggal di Singapura: Uangku Tinggal Rp200 Ribu

Dream - Hidup di Singapura sambil membiayani pengobatan putrinya tidaklah mudah bagi Denada. Dia bahkan pernah hidup dengan uang yang sudah tiris.

" Aku pernah, saldo ATM-ku tinggal Rp200 ribu, tapi aku tinggal di Singapura, bisa bayangin enggak?," kata Denada dalam video yang diunggah ke kanal YouTubenya.

Sebelum membuat pengakuan di video itu, Denada tak pernah menceritakan kondisi tersebut kepada siapapun, termasuk keluarganya. Denada tidak mau membagi kesulitan itu kepada orang lain.

" Tapi karena aku di sini dan aku stuck di sini, aku enggak bisa bikin banyak, kalau aku ada aja di Indonesia, i don't know, sekolahin barang-barang aku, masih bisa kerja syuting untuk TV, whatever, apapun itu," ungkap Denada.

Keadaan makin sulit semenjak pandemi Covid-19. Ia pun sudah enam bulan tak pernah pulang ke Indonesia untuk bekerja. Namun, Denada yakin di balik kesulitan itu pasti ada jalan keluarnya.

" Aku selalu percaya bahwa Allah itu enggak pernah ninggalin kita, kehidupan yang harus kita jalanin, ceritanya memang seperti ini, jalannya memang seperti, tapi kalau Allah sudah berikan ketetapannya kita harus menjalani seperti ini, enggak mungkin kita ditinggalin tanpa pertolongannya," katanya.

Ia juga tidak tahu kapan bisa kembali ke Indonesia dan bekerja untuk menghasilkan uang. Namun ia bersyukur dalam keadaan seperti ini masih mendapat penghasilan dari YouTube dan endorsment Instagram.

" Aku bersyukur alhamdulillah banget ya Allah dalam keadaan kayak gini masih ada sesuatu yang aku miliki, yang masih bisa aku jadiin duit gitu. Sampai sekarang aku masih enggak tahu sampai kapan aku bisa pulang ke Indonesia," ungkap Denada.

 

 

3 dari 5 halaman

Denada Ingin Buka Kelas Zumba Buat Anak Pejuang Kanker

Dream - Denada Tambunan saat ini menetap di Singapura. Penyanyi itu harus menemani sang buah hati, Aisha, yang tengah perawatan melawan leukimia.

Menetap di negeri tetangga membuat Denada memiliki lebih banyak waktu luang. Denada tentu tidak ingin menyia-nyiakan waktu luang tersebut.

Denada tetap ingin mengejar mimpi-mimpinya di waktu luang, seperti impian menjadi instruktur Zumba. Denada sudah lama menyukai olahraga tersebut dan ingin menjadi instruktur.

Ketika menetap di Singapura, mimpi Denada yang satu ini baru dapat terwujud.

 

 

4 dari 5 halaman

Ingin buka kelas zumba untuk pejuang kanker anak

 

 

Denada© Instagram.com/denadaindonesia

Selain menjadi instruktur Zumba dengan spesialis Zumba Kids dan Zumba Kids Junior, Denada juga didapuk sebagai brand ambassador Zumba Indonesia.

Setelah menjalani beberapa waktu menjadi instruktur, Denada juga memiliki keinginan untuk membuka kelas Zumba untuk anak-anak pejuang kanker di Indonesia.

 

5 dari 5 halaman

Yuk simak siaran ulangnya

“ Aku punya keinginan untuk bikin kelas khusus anak-anak yang sedang menjalani perjuangannya melawan kanker, melalui kemoterapi. Aku ingin memberikan kebahagian kepada anak-anak ini lewat kelas zumba,” ujar Denada Tambunan di #NgobrasDream Senin, 19 Oktober 2020.

Ingin tahu ngobrol-ngobrol lengkapnya? Langsung saja ke Instagram TV sekarang.

 

Laporan: Shania Suha

Beri Komentar