Ustaz Maaher At-Thuwailibi
Dream - Nikita Mirzani menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata.
Ucapan belasungkawa itu disampaikan Niki ewat instagram. Ia memposting foto Ustaz Maaher At-Thuwailibi.
" Innallilahi Wainnalilahi Rojiun Semoga Ustadz Maher di Lapangkan Kuburnya," tulis Nikita pada keterangan unggahannya itu.
View this post on Instagram
Ia juga dosa almarhum diampuni dan amal kebaikannya diterima Allah SWT.
" Diampuni semua dosanya dan di Terima amal kebaikannya. Turut Berduka Cita," kata Nikita.
Unggahan itu langsung dikomentari netizen. Banyak dari mereka ikut menyampaikan ucapan duka. Dan mendoakan semoga almarhum khusnul khotimah. Amin.
Seperti diketahui Ustaz Maaher sempat berseteru dengan artis Nikita Mirzani soal kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia November 2020 lalu.
Dream - Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata meninggal dunia di Rutan Bareskrim Mabes Polri. Almarhum meninggal diduga karena sakit.
" Ustad Maheer Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Mabes Polri beberapa menit lalu, semoga husnul khotimah. Dan semoga mendapatkan pahala syahid," tutur Mantan Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar saat dikonfirmasi Liputan6.com, Senin 8 Februari 2021.
Ustaz Maaher yang ditahan atas laporan dugaan menghina Habib Luthfi bin Yahya, meninggal dunia karena sakit. Seminggu lalu almarhum baru saja kembali ke rutan dari RS Polri untuk mendapat perawatan.
Ustadz Maaher ditahan di Rutan Bareskrim Polri setelah menjadi tersangka kasus ujaran kebencian di media sosial. Dia ditangkap pada 4 Desember 2020 lalu. Di dalam tahanan, Ustadz Maaher sempat mengeluhkan sakit. Dia kemudian dibantarkan ke RS Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan, Polri tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata yang menjadi tersangka kasus ujaran kebencian.
" Sampai saat ini Bareskrim Polri tidak melakukan penangguhan terhadap tersangka," kata Brigjen Rusdi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 29 Desember 2020.
Pada Senin 28 Desember 2020, Iqlima Ayu, istri Maaher At-Thuwailibi menyambangi Kantor Bareskrim Polri untuk mengajukan penangguhan penahanan terhadap suaminya yang ditahan polisi karena kasus dugaan ujaran kebencian atau penghinaan kepada Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.
Dia berharap, Maaher dapat dibebaskan setelah pihaknya menjaminkan diri sebagai upaya penangguhan penahanan kepada penyidik Bareskrim Polri.
Dream - Nikita Mirzani pernah berseteru dengan Ustaz Maher At-Thuwailibi. Nikita dituding telah menghina Habib Rizieq Shihab dengan menyebut sebagai tukang obat.
Tak lama setelah kasus itu mencuat, Maher ditangkap polisi karena penghinaan atau ujaran kebencian bernada SARA karena dinilai menghina ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU), Habib Luthfi bin Yahya. Kini, pria bernama asli Soni Ernata itu sedang mendekam tahanan dan terancam penjara selama 6 tahun.
Namun, Nikita Mirzani mengaku sudah memaafkan Maher yang pernah menghinanya dengan menyabut kalimat kasar. Nikita menganggap hidup Maher yang dipenjara bukan lagi menjadi urusannya.
" Ya sudahlah kita harus memaafkan sebagai umat manusia. Toh dianya pun sudah di dalam jeruji besi. Kita enggak bisa melakukan apa-apa. Urusan gue bukan itu, urusan gue ketika gue dikatain ya gue bela diri gue sendiri," kata Nikita Mirzani, dikutip dari YouTube DJ Joana, Kamis 4 Februari 2021.
Namun siapa sangka, Nikita Mirzani diam-diam mengirimkan makanan untuk Maher. Mantan istri Dipo Latief ini merasa perlu menghormati orang yang lebih tua, tanpa memandang seperti apa perlakuannya.
" Tapi gue sih sudah kirim makanan ya. I mean like ya biar bagaimanapun kita sebagai orang yang berpendidikan, sekolah juga diajarin PPKN ya kan, cara menghormati yang lebih tua, gue sih kirim makanan. Ada nama gue supaya dia tahu," ucapnya.
" Biar bagaimanapun gue dipermalukan, hidup gue saat itu tidak nyaman, tapi kan bukan berarti kita balas semua itu dengan apa yang mereka lakukan juga," imbuh Nikita.
Sumber : YouTube.com
Dream - Soni Eranata, (28) pemilik akun twitter Ustaz Maaher At-Thuwailibi (@ustadzmaaher_) kini telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pelanggaran tindak pidana informasi bermuatan SARA.
Melalui akun twitter itu Soni menyinggung sosok Kyai Nahdlatul Ulama (NU) Habib Lutfi bin Yahya. Dalam pembelaannya, Soni mengatakan jika komentarnya tersebut digiring menjadi opini negatif seolah-olah dirinya menjelek-jelekkan Habib Luthfi.
" Saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sedang dikembangkan," ujar Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi, Kamis 3 Desember 2020.
Usai diamankan pihak kepolisian, publik dikejutkan dengan beredarnya video viral diduga sosok Soni yang tengah menyesali perbuatannya itu. Sosok pria berpakaian orange itu menyampaikan rasa cintanya pada Habib Lutfi bin Yahya sambil berurai air mata.
Soni alias Maaher diamankan oleh Direktorat Cyber Polri pada Kamis, 3 Desember 2020 sekitar pukul 04.00 WIB di rumah tinggal yang beralamat di Cimanggu Wates, Gg H.Ciong RT 003 / 010 Kel. Kedung Badak, Kec. Tanah sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
" Terkait penghinaan dan konten bernuansa Sara, saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penahanannya, Polisi masih punya waktu 1x24 jam untuk menentukan Soni alias Maher ditahan atau tidak," terangnya.
Atas penangkapan tersebut, penyidik Bareskrim Polri berhasil mengamankan empat buah handphone beragam merek serta satu KTP atas nama Soni Eranata sebagai barang bukti.
" Atas perbuatannya, tersangka disangkakan dalam Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," sambungnya.
Setelah diamankan pihak kepolisian, laman media sosial diramaikan dengan video diduga sosok Soni alias Maaher yang menyesali perbuatannya. Ia pun mengungkapkan rasa cintanya pada Habib Lutfi bin Yahya sambil berurai air mata.
" Saya tidak benci dengan beliau, saya tidak ada masalah dengan beliau, dan saya mencintai beliau. Cuma komentar saya itu disalahpahami oleh banyak orang, kemudian digiring ke opini lain, dalam tanda kutip bahwa saya menghina Habib Lutfi itu aja," ujar Maaher sambil berurai air mata.