Yeslin Wang (foto : @yeslinwang)
Dream - Di balik gugatan cerai yang diajukan oleh Yeslin Wang kepada Delon Thamrin terdapat fakta yang tak kalah mengejutkan. Yeslin ternyata didiagnosa mengidap hyperthyroidism.
Karena gangguan itu, leher dan mata Yeslin menjadi bengkak. Penampilan wajahnya pun berubah, sehingga sempat rehat dari dunia hiburan karena merasa tidak percaya diri.
" Dulu dia sempat break syuting hampir setahun. Karena sakit, bengkak leher, sempat kurus juga. Jadi enggak bisa syuting dulu," kata manajer Yeslin, Ferdy Lou, dikutip Dream dari liputan6.com, Senin 20 Agustus 2018.
Penyakit ini membuat hormon tiroksin di dalam tubuh penderita sangat tinggi. Gangguan pada hormon ini menyebabkan masalah metabolisme tubuh
Beruntung kini kondisi kesehatan Yeslin Wang mulai membaik. Namun, dia masih harus rutin minum obat, menjaga pola hidup, dan menghindari stres.
Meski saat ini sedang menjalani proses perceraian dengan Delon, Yeslin berusaha untuk tidak stres.
" Enggak ada pengaruh, dia orangnya fun, jadi dibawa fun saja. Kalau dia stres nanti akan pengaruh ke kesehatannya dia," kata Ferdy.
Dream - Pernikahan tujuh tahun Delon Thamrin dan sang istri Yeslin Wang, kemungkinan tak lagi bisa dipertahankan. Rumah tangga penyanyi yang tenar setelah menjadi juara Indonesian Idol ini berada di ujung tanduk setelah Yeslin mengajukan gugatan cerai pada suaminya.
Sebuah fakta baru saja terungkap. Menurut Delon kondisi emosi Yeslin juga dipengaruhi penyakit hiperteroid yang dideritanya.
Pada 2017 lalu, Yeslin mengungkap kalau dirinya didiagnosa mengidap hipertiroid.
" Aku didiagnosa menderita hipertiroidisme pada tahun lalu. Itu tak hanya mengubah penampilanku (swipe untuk melihat wajahku tahun lalu) tapi juga hidupku! Ya, aku sangat kurus dan lemah, beratku cuma 39 kg," tulis Yeslin dalam bahasa Inggris di akun Instagramnya beberapa waktu lalu.
Dikutip dari Alodokter, hipertiroidisme adalah kondisi ketika kadar hormon tiroksin di dalam tubuh sangat tinggi. Hormon tiroksin dihasilkan oleh kelenjar tiroid, dan berperan dalam berbagai proses metabolisme.
Gangguan pada hormon ini akan berdampak pada metabolisme tubuh.
Tiroid sendiri merupakan kelenjar di bagian depan leher yang mengendalikan metabolisme dan fungsi normal tubuh. Seperti mengubah makanan menjadi energi, mengatur suhu tubuh, dan mempengaruhi denyut jantung, otot, juga tulang.
Percepatan metabolisme akibat hipertiroidisme bisa menimbulkan berbagai macam gejala pada tubuh manusia.
Tiap penderita bisa mengalami tingkat keparahan, jangkauan, dan frekuensi gejala yang berbeda-beda.
Ada gejala-gejala yang sangat khas pada penderita hipertiroid, antara lain berat badan turun tanpa alasan yang jelas. Bisa juga hiperaktif. Penderita menjadi tidak akan bisa diam dan dipenuhi perasaan cemas.
Lalu sangat mudah marah dan emosional. Insomnia atau kesulitan untuk tidur pada malam hari. Konsentrasi pun jadi sangat menurun. Berkeringat secara berlebihan dan sensitif terhadap suhu panas. Hasrat seksualnya menurun.