Baru Usia 12 Tahun, Anak Petani Ini Catat Rekor Dunia Sebagai Pengembang Aplikasi Termuda di Dunia

Reporter : Okti Nur Alifia
Sabtu, 13 Agustus 2022 11:20
Baru Usia 12 Tahun, Anak Petani Ini Catat Rekor Dunia Sebagai Pengembang Aplikasi Termuda di Dunia
Semua bermula saat sang ayah membelikan HP 'kentang' untuk sekolah online saat pandemi.

Dream - Bocah berusia 12 tahun dari India tercatat dalam Guinness World Record  atau Rekor Dunia Guinness sebagai pengembang aplikasi termuda di dunia. 

Dia adalah Kartikeya Jakhar, siswa kelas VIII dari Jhajjar Jawahar Navodaya Vidyalaya. Anak ini mempelajari dunia pengembangan aplikasi secara tidak sengaja saat pandemi. Menariknya, Kartikeya mampu membuat tiga aplikasi setelah menonton video di YouTube.

Awal mulanya, untuk memenuhi kelas online yang dijalankan saat pandemin, ayahnya, Ajit Jakhar, yang merupakan seorang petani membelikannya handphone seharga Rs10.000 atau sekitar Rp1,8 juta.

1 dari 2 halaman

Namun handphone yang dibelikan sang ayah mengalami masalah. Hingga anak pintar ini berinisiatif memperbaikinya dengan menonton caranya di YouTube.

“ Ponsel mengalami banyak masalah karena hang selama proses pengkodean. Dengan bantuan YouTube, saya memperbaiki ponsel dan melanjutkan studi saya," kata Kartikeya kepada Money Control.

kartikeya jahar© indiatimes.com

Setelah itu, Kartikeya membuat tiga aplikasi yang ia kembangkan sendiri. Bocah ini menyebut, sekarang aplikasinya bisa digunakan lebih dari 45.000 siswa secara gratis.

“ Saya membuat tiga aplikasi, yang pertama terkait dengan Pengetahuan Umum bernama Lucent GK online. Yang ke dua adalah Ram Kartik Learning Center yang mengajarkan coding dan desain grafis dan yang ketiga adalah Shri Ram Kartik Digital Education. Sekarang, aplikasi tersebut menawarkan pelatihan gratis kepada lebih dari 45.000 siswa," ungkap Kartikeya.

2 dari 2 halaman

Karena keahliannya itu, Kartikeya mendapatkan beasiswa dari universitas bergengsi dunia yakni Harvard. Ayahnya mengaku sangat bangga.

Ajit, sang ayah, meminta pemerintah setempat untuk membantu anaknya agar bisa mengembangkan aplikasi lain dan dapat melayani negara dalam hal teknologi digital.

kartikeya jahar© indiatimes.com

“ Saya mendesak pemerintah untuk membantu anak saya agar dia bisa mengembangkan aplikasi lain. Dia mempunyai bakat yang luar biasa dan saya ingin dia melayani negara dalam teknologi digital. Desa kami mengalami pemadaman listrik yang tinggi tetapi semangat Kartikeya sangat tinggi sehingga dia mampu bertahan di tengah semua krisis," kata sang ayah, Ajit Jakhar, lapor Hindustan Times.

Kartikeya mengaku terinspirasi dari seorang Perdana Menteri India ke 15 yakni Narendra Damodardas Modi atau PM Modi. Dan dia ingin mengabdi kepada negara suatu hari nanti.

Sumber: indiatimes.com

Beri Komentar