Menag Lukman Saat Menerima Pengurus PP NA (kemenag.go.id)
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan akan menggalakkan bimbingan pranikah bagi para calon pengantin. Lukman berharap seluruh calon pengantin mengikuti kursus ini.
" Mimpi dan cita-cita kita semua, setiap anak remaja kita mengikuti Bimbingan Perkawinan, sebelum melangsungkan perkawinan. Ini penting, karena akhir-akhir ini, angka perceraian cenderung tinggi dan kekerasan dalam rumah tangga meningkat," ujar Lukman, dikutip dari kemenag.go.id.
Lukman mengatakan selama ini para calon pengantin tidak mendapat pembekalan cukup mengenai pernikahan. Sehingga, bimbingan pernikahan perlu kembali digiatkan mulai tahun ini.
Menag pun menyempatkan diri turun ke lapangan untuk mengamati proses bimbingan yang berlangsung. Bahkan, dia melihat antusiasme pasangan muda cukup tinggi untuk mengikuti kursus tersebut.
" Terlebih, pendekatan yang dipakai para Bimbingan Perkawinan adalah partisipatoris dan menghindari ceramah, jadi peserta terlibat langsung," kata Lukman.
Tidak hanya bagi calon pengantin, bimbingan juga perlu diberikan kepada orangtua. Sebab, masalah kerap muncul dari keluarga, sehingga perlu diberi bekal pengetahuan menjadi orang tua yang baik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul 'Aisiyah, Diyah Puspitarini, mengatakan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan Kemenag untuk memberikan Bimbingan Pernikahan.
" Beberapa persyaratan seperti modul telah kami persiapkan dan siap dipresentasikan," kata Diyah.
Diyah mengatakan pihaknya juga aktif dalam kegiatan advokasi pernikahan dini, terutama di bawah usia 15 tahun. Menurut dia, pihaknya telah menjalankan pendekatan edukasi ke sejumlah daerah.
" Kami telah melakukan pendekatan edukasi di beberapa tempat antara lain di Gunung Kidul DIY, NTB dan beberapa tempat di Kalimantan. Insya Allah seluruh penjuru Nusantara," kata Diyah.