Dream - Malaysia Airlines menjadi bulan-bulanan di media sosial. Perkaranya, salah satu pesawat mereka, hari Minggu lalu mengalami kerusakan auto-pilot.
Pesawat itu sedianya menerbangkan penumpang dari Kuala Lumpur menuju Heiderabat, India. Pesawat berangkat pukul 10 malam. Pilot pesawat dengan nomor penerbangan MH198 itu memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Namun karena penuhnya bahan bakar pesawat dikhawatirkan membahayakan penumpang jika dipaksakan mendarat.
Pilot akhirnya memilih menghabiskan bahan bakar dengan terbang berputar-putar diatas udara Kuala Lumpur selama lebih dari tiga jam. Penumpang sempat ketakutan karena sebelumnya beberapa kali Malaysia Airlines mengalami naas.
Pilot akhirnya berhasil mendaratkan kembali pesawat di Bandara Kuala Lumpur pukul 2:30 pagi dengan selamat. Usai peristiwa itu, maskapai Malaysia Airlines menjadi bulan-bulanan kritik di sosial media. Maskapai itu diminta untuk lebih memperhatikan perawatan pesawat karena menyangkut nyawa penumpang.
Pihak Malaysia Airlines menyatakan bahwa rusaknya auto pilot tidak membahayakan keselamatan penumpang.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Ceramide, Filaggrin, dan Niacinamide untuk Kulit Sensitif: Apa Fungsinya?

Skin Barrier Rusak pada Kulit Eksim: Tanda, Penyebab, dan Cara Merawatnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara