Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan program badal haji memiliki potensi perputaran uang yang cukup besar. Bahkan bisa membantu ekonomi nasional. Sayangnya, hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur badal haji.
Badal haji adalah ibadah haji yang dilaksanakan oleh seseorang atas nama orang lain yang telah memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah haji. Namun karena orang tersebut uzur (berhalangan) sehingga tidak dapat melaksanakannya sendiri, maka pelaksanaan ibadah tersebut didelegasikan kepada orang lain.
" Ini dapat memiliki efek positif dan dapat melakukan penguatan perekonomian kita," ujar Lukman, dikutip dari laman haji.kemenag.go.id, Rabu, 3 Agustus 2016.
Lukman mengatakan banyak masyarakat Indonesia di Mekah yang kemudian membuka jasa badal haji. Keberadaan jasa ini berpotensi menjadi ladang penipuan lantaran tidak ada yang mengawasi mereka.
Dari pantauan selama ini, seorang jemaah haji harus menggelontorkan uang hingga 2.500 riyal, setara Rp8,7 juta, untuk biaya badal haji.
Melihat potensi dan kekhawatiran adanya praktik penipuan, Menag menilai prakti badal haji harus memiliki dasar hukum yang tegas baik secara syariah maupun menurut aturan perundang-undangan.
" Kasus seperti ini perlu mendapat penanganan yang serius oleh pemerintah, agar pelaksanaan badal haji ini dilakukan sesuai syariat," ucap Lukman.
Advertisement
5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset