Foto: Brightside.me
Dream - Kesenjangan sosial antara si kaya dan miskin adalah masalah yang dihadapi oleh banyak negara. Tidak hanya Indonesia dan negara-negara dunia ke tiga, masalah ini dialami hampir semua negara di dunia.
Berkaca dari kasus tersebut, sebuah proyek unik bernama Dollar Street mencoba menyoroti bagaimana orang-orang di seluruh dunia menjalani kehidupan sehari-hari.
Selama proyek ini berjalan, sekitar 30.000 foto dari 264 keluarga di 50 negara sudah terkumpul.
Hasilnya cukup mencengangkan, ada keluarga di dunia ini yang dapat hidup hanya dengan penghasilan kurang dari Rp200 ribu per bulan.
Kontras berbeda dengan keluarga di negara lain yang hidup dengan penghasilan lebih dari Rp100 juta per bulan.
Ingin lihat bagaimana perbedaan cara hidup mereka, yuk intip foto-fotonya dibawah ini:
1. Keluarga Butoyi, Burundi (Pemasukan Rp 300 ribu per bulan)

Imelda adalah seorang ibu tunggal berusia 41 tahun yang bekerja sebagai petani. Tidak ada air atau listrik di tempat tinggalnya.

Ia menghabiskan 80 persen penghasilanya untuk makan anak-anaknya. Imelda selalu bermimpi untuk dapat tinggal di tempat yang lebih baik.

Jika ingin mendapatkan air bersih harus berjalan sekitar 40 menit.

Buku usang ini adalah mainan favorit anak-anak Imelda.

2. Keluarga Gacotera, Filipina (Pengahasilan Rp2 juta per bulan)

Leo yang berusia 40 tahun adalah seorang petani dan penebang pohon. Dia sudah tinggal di rumahnya saat ini sekal kelahirannya.
Sang istri, Maria berusia 36 tahun seorang ibu rumah tangga. Mereka membesarkan 3 putra.
Sebanyak 50 persen dari pendapatannya dihabiskan untuk makan sehari hari.
Ini Tempat tinggal mereka:



Benda favorit

3. Keluarga Kiriny, Russia (Pendapatan per bulan Rp 8 Juta)

Pensiunan berumur 60 tahun, Vasiliy, dan sang istri, Olga yang bekerja sebagai guru tinggal bersama putri mereka, Varvara berusia 17 tahun.
Mereka tinggal di sebuah apartemen kecil dengan dua kamar tidur. Sekitar 70 persen pengahasilan mereka dihabiskan untuk makanan.
Mereka sangat menginginkan TV LCD, dan bermimpi untuk bisa tinggal di apartemen baru.
Ini rumah mereka:




4. Keluarga Moulefera, Prancis (Pendapatan Rp 41 juta per bulan)

Simo, seorang teknisi berusia 42 tahun dan Caroline, seorang arsitek berusia 39 tahun. Mereka memiliki 2 anak.
Keluarga ini tinggal di rumah pribadi dengan 4 kamar tidur. Untuk itu mereka harus membayar hipotek bulanan sebesar Rp 8 juta.
Mereka membelanjakan 30 persen pendapatannya untuk makanan. Uniknya keluarga ini tidak memiliki tabungan.
Ini rumah mereka:




5. Keluarga Bi, China (Pendapatan per bulan lebih dari Rp 100 juta)

Semua anggota keluarga, Bi Hua yang berusia 57 tahun, istirnya Yue Hen, dan keponakannya Meng bekerja bersama dalam bisnis keluarga.
Mereka tinggal di apartemen dengan 3 kamar tidur dan menghabiskan 30 persen pendapatan mereka untuk makanan.
Ini tempat mereka tinggal:





Tentu saja kebahagiaan bukan hanya tentang uang. Tetapi semua pasti setuju bahwa sulit untuk menjalani kehidupan ketika kebutuhan dasar seperti air dan listrik, makanan dan tempat tinggal tidak terpenuhi.
Bagaimana denganmu? Berapa banyak uang yang membuat dirimu percaya diri untuk menyambut hari esok. Tulis komentarmu dibawah ya.