KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid). (Foto: Dream)
Dream - Sholat adalah perintah Allah SWT yang wajib dijalankan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat secara syar'i.
Mengerjakan sholat tidak boleh asal-asalan atau dibuat main-main. Selain karena perintah langsung dari Allah, sholat adalah cara manusia 'bercakap-cakap' dengan-Nya.
Dengan sholat, manusia meminta rejeki, memohon ampun, mendoakan orang lain, mengharap ridho, dan berbagai hal lainnya.
Syekh A'la Al Misri menjelaskan dalam khutbah Jumat di Masjid Amr Bin Ash, Alexandria, Mesir, tentang cara meningkatkan kualitas sholat.
Menurut Syekh Al Misri, agar sholat kita tidak menjadi sia-sia, harus memperhatikan 4 hal penting di bawah ini.
Tentu saja, kita juga harus memenuhi syarat-syarat rukun sholat secara syar'i yang tidak kalah pentingnya.
Husnunniyyah yaitu menata hati dan niat sholat kita hanya mengharap ridho Allah semata, bukan karena pahala dan surga apalagi biar dianggap sebagai ahli ibadah.
Menyadari posisi kita saat sholat. Kita adalah seorang hamba yang tak punya kekuatan apa-apa kecuali atas kehendak dan takdir Allah.
Karena kita hamba yang hina penuh dosa, maka akuilah kehinaan diri kita itu dalam sholat. Semua itu tercermin dalam gerakan dan bacaan sholat kita, mulai dari takbiratul ihram sampai salam.
Menjaga ke-tawadhu-an diri sejak berwudhu. Kita harus sadar akan menghadap Allah SWT yang Maha Suci. Kita lemah dan kotor, sehingga tidak mungkin bisa menggapainya, kecuali dengan diri dan hati yang bersih dan suci.
Sholat itu harus khusyuk. Artinya, bukan hanya mengerti maksud sholat dan arti doa serta bacaannya. Tetapi juga meresapi dan merenungkan semua itu dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kita mengakui bahwa hanya Allah yang besar dan suci sebagaimana doa yang kita baca sejak takbiratul ihram hingga salam.
Semoga keempat poin tersebut bermanfaat untuk menjaga kekhusyukan dan kualitas sholat kita. Aamiin. Al Fatihah.
Sumber: Tausiyah Wakil Ketua LD PBNU KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid)