Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
Dream - Hati-hati jika saling berbagi kecupan hangat dengan pasangan, jangan sampai mengisap telinga dan mengalami insiden seperti seorang wanita di China. Tepatnya di Kota Huizhou, Provinsi Guangdong.
Wanita tersebut ramai diberitakan media setempat datang ke RS Huizhou, lalu berkonsultasi dengan dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT). Ia mengeluhkan nyeri ringan dan kehilangan pendengaran di telinga kirinya.
Setelah diperiksa, dokter yang bertugas menemukan darah kering di gendang telinganya. Dari pemeriksaan detail diketahui kalau perempuan tersebut menderita perforasi gendang telinga yang traumatis. Riwayat medis itu tidak menyebutkan trauma fisik apa pun pada telinga.
Saat ditanya apakah dia dapat mengingat sesuatu yang mungkin menyebabkan perforasi gendang telinga, wanita itu mengatakan bahwa pasangannya secara tidak sengaja mengisap telinganya.
" Saat dia mencium telingaku, dia mengisapnya dengan keras dan mengeluarkan suara 'pop'. Setelah itu, saya tidak bisa mendengar di telinga kiri saya. Saya terkejut,” kata wanita itu.
“ Ada bercak darah di dekat lukanya, yang tidak biasa. Menurut riwayat medis, dia tidak mengalami trauma, benturan atau pemukulan. Dia baru saja menyebutkan bahwa pasangannya menggunakan terlalu banyak kekuatan saat berciuman, dan dia merasakan sakit pada saat itu," kata Fu Jia, wakil direktur bedah di Rumah Sakit Rakyat Huizhou.
Dokter menjelaskan bahwa gendang telinga rentan pecah ketika tekanan atmosfer eksternal berubah secara tiba-tiba. Seperti dalam kasus ledakan dan suara yang sangat keras. Penyedotan melalui mulut secara teoritis juga memenuhi syarat, meskipun gendang telinga pecah selama ciuman sangat jarang terjadi.
“ Biasanya gendang telinga sembuh dengan sendirinya dalam waktu dua minggu hingga tiga bulan,. Jika gendang telinga belum sembuh dalam tiga bulan, intervensi eksternal mungkin diperlukan. Jika tidak diperbaiki dan perforasi tetap ada, air dapat masuk saat mandi atau berenang dan dapat menyebabkan masalah seperti otitis, yang selanjutnya dapat menyebabkan masalah pendengaran," ungkap Fu Jia.
Sumber: Odditycentral
Dream - Saat hendak tidur, hendaknya kita selalu membersihkan tempat terlebih dahulu. Jika tidak, khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami Lakhsami, wanita asal Bengaluru, India, ini.
Seorang wanita sering mengeluhkan sakit kepala, ternyata sumber masalahnya ada di telinganya. Setelah diperiksa ke dokter, ditemukan seekor hewan yang masuk di telinganya.

Dikutip dari India Times, peristiwa ini berawal saat Lakshmi sedang tidur di teras rumahnya. Kemudian ada makhluk kecil yang menakutkan masuk ke telinganya.

Meskipun sudah di senter untuk menerangi lubang telinganya, tetap saja tak deiketahui apa yang membuat telinganya sakit.
Semula hanya terasa seperti kesemutan, namun kelamaan berubah menjadi rasa sakit yang luar biasa hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat diperiksa, para dokter terkejut melihat seekor hewan yang masih hidup di dalam telinganya. Hewan tersebut adalah seekor laba-laba yang berjalan keluar dari telinga Lakshmi.
Sebelumnya, dokter menuangkan obat cair ke telinga Lakshmi, yang memaksa laba-laba itu merangkak keluar. Kemudian mereka merekam proses pengobatan itu.
Dikabarkan, laba-laba yang seketika masuk ke dalam telinga Lakshmi membuatnya menjadi tuli selamanya.