Cara Menghapus Dosa Zina dan Hukuman bagi Pelaku Zina

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 9 Agustus 2022 19:01
Cara Menghapus Dosa Zina dan Hukuman bagi Pelaku Zina
Islam sangat melarang perbuatan zina, sehingga hukuman yang diberikan pun sangatlah berat.

Dream – Zina adalah perbuatan yang sangat dilarang oleh Allah SWT. Di mana zina sendiri adalah bersenggama antara laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan pernikahan. Oleh karena itulah, dalam Islam dianjurkan pernikahan, sehingga hubungan yang terjalin antara laki-laki dan perempuan benar-benar halal.

Larangan berzina pun sudah diterangkan dalam Al-Quran secara jelas melalui surat Al-Isra ayat 32 berikut ini:

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32).

Allah SWT secara tegas melarang perbuatan ini bagi setiap umat Islam. Bahkan mereka yang melanggarnya akan mendapatkan hukuman yang berat, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Sedangkan bagi seseorang yang sudah terlanjur berbuat zina, maka hendaknya segera memohon ampun kepada Allah SWT melalui cara menghapus dosa zina.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang zina dan cara menghapus dosa zina sebagaimana dirangkum Dream melalui merdeka.com.

1 dari 2 halaman

Hukuman bagi Pelaku Zina

Hukuman bagi Pelaku Zina© Freepik.com

Sebelum membahas tentang bagaimana cara menghapus dosa zina, alangkah lebih baik jika sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu tentang hukuman yang diberikan kepada pelaku zina. Hal ini pun telah dijelaskan dalam beberapa dalil, baik di Al-Quran maupun hadis mengenai hukuman seperti apa yang akan diberikan kepada pelaku zina.

Salah satu dalil yang menjelaskan tentang hukuman bagi pelaku zina ada dalam surat An-Nur ayat 2 berikut:

Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian; dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sebagian orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 2).

Bagi pelaku zina muhsan (laki-laki atau perempuan yang sudah menikah), maka bagi mereka dikenakan hukuman berupa rajam. Bentuk hukuman tersebut adalah dengan dilemparkan baru sampai mati.

Sedangkan bagi pelaku zina yang bukan muhsan (laki-laki dan perempuan yang belum menikah), maka bagi mereka diberikan hukuman berupa dera, yakni sebanyak 100 kali cambuk dan ta’zir selama satu tahun.

Untuk seseorang yang ditetapkan sebagai pelaku zina, tentunya adalah syarat-syarat tertentu. Sehingga tidak serta merta dinyatakan sebagai pelaku zina. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi dasar ditetapkannya perbuatan zina yang perlu sahabat Dream ketahui:

  • Ada saksi empat orang dengan syarat laki-laki, baligh, berakal, dan adil. Empat saksi tersebut memberikan kesaksiannya secara sama, baik itu berupa tempat, pelaku, waktu, dan cara melakukannya. Jika dari syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi, maka tidak bisa dikatakan sebagai perbuatan zina.
  • Pengakuan dari pelaku yang sudah baligh dan berakal.
  • Qorinah atau tanda-tanda atau indikasi.
  • Qorinah yang bisa dianggap sebagai barang bukti perzinaan yang sah adalah kejelasan hamilnya seorang perempuan yang tidak bersuami (bukan perkosaan).
2 dari 2 halaman

Cara Menghapus Dosa Zina

Cara Menghapus Dosa Zina© Shutterstock.com

Setelah mengetahui hukuman seperti apa yang diberikan pada orang berzina, selanjutnya sahabat Dream perlu mengetahui bagaimana cara menghapus dosa zina. Di mana cara ini adalah bentuk permohonan ampunan seseorang yang sudah berbuat zina kepada Allah SWT. Berikut adalah cara menghapus dosa zina yang perlu sahabat Dream ketahui:

Menyesal dan Sungguh-sungguh pada Kesalahan yang Dilakukan

Cara menghapus dosa zina yang pertama adalah menyesali dan sungguh-sungguh pada kesalahan yang dilakukan. Inilah bagian dari inti bertobat. Bahkan dijelaskan juga dalam sebuah hadis berikut:

Penyesalan adalah hakikat tobat.” (HR. Ahmad, Ibn Majah, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Dalam menyesali perbuatan zina ini, seseorang tidak perlu menunggu sampai ketahuan oleh orang lain kalau sudah melakukan perbuatan zina. Penyesalan ini bisa dilakuakn jika seseorang merasa sudah bertindak dalam melakukan kemaksiatan.

Meninggalkan Dosa Zina dan Semua Pemicunya

Cara menghapus dosa zina berikutnya adalah meninggalkan dosa zina dan semua yang menjadi pemicunya. Apapun yang membuat dan mendorong seseorang melakukan perbuatan zina, maka tinggalkanlah. Misalnya saja menjauh dari pasangan zinanya, kecuali setelah menikah.

Bertekad Tidak Mengulangi Dosa Zina

Ketika berusaha untuk menghapuskan dosa zina, maka dalam diri sendiri harus ada tekad untuk tidak melakukan perbuatan yang sama. Ingat dan tanamkan dalam diri bahwa dosa tersebut sangatlah berbahaya untuk diri kamu. Di mana hal tersebut bisa menjadi penghalang bagi kamu untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Mendekatkan Diri dan Banyak Beribadah kepada Alla SWT

Cara menghapus dosa zina yang terakhir adalah mendekatkan diri dan banyak beribadah kepada Allah SWT. Dengan banyak beribadah kepada Allah SWT, insya Allah hal ini mampu menggugurkan dosa yang selama ini kamu perbuat. Karena pada dasarnya ketaatan seseorang bisa membuat dosa maksiat terhapuskan.

Itulah penjelasan tentang hukuman bagi orang yang berbuat zina dan cara menghapus dosa zina, yakni dengan bertobat kepada Allah SWT. Pada intinya, dalam menghapus dosa zina ini datang dari tekad diri sendiri untuk berjanji tidak  mengulanginya kembali.

Beri Komentar