Polisi dan Tentara Gendut Dilarang Naik Pangkat

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 15 Desember 2014 17:07
Polisi dan Tentara Gendut Dilarang Naik Pangkat
Banyak di antara mereka yang tidak bugar saat latihan dan bertugas.

Dream - Tentara dan polisi Bolivia mulai mendaftar para anggotanya yang tambun alias gendut. Langkah ini dilakukan setelah Presiden Evo Morales mengeluh banyak di antara mereka yang tidak bugar saat latihan dan bertugas.

Diberitakan BBC, akhir pekan kemarin, Presiden Morales mengatakan tentara harus bisa menjaga kesehatan dan kebugaran. Tujuannya tak lain agar mampu mewakili Bolivia di kancah internasional.

Para pejabat militer mengatakan, mereka akan mendata berat badan anggotanya sebelum dilakukan ujian profesi. Hal itu dilakukan sebagai syarat kenaikan pangkat dan kebugaran tubuh.

Menteri Pertahanan Ruben Saavedra menyebut, tentara harus dipersiapkan secara intelektual dan fisik.

Sementara itu kepolisian juga melarang anggotanya yang gendut untuk memakai seragam hingga mereka menurunkan berat badan. Perintah itu mungkin sudah mendatangkan hasil, meski tidak terduga.

Di kota Oruro di selatan La Paz, dua petugas polisi yang sedang patroli mengenakan pakaian sipil berhasil menangkap pencuri di pasar.

Pada 2 Desember lalu, Presiden Morales mengusulkan agar tentara dan polisi yang mengabaikan kebugaran, tidak boleh mendapat promosi jabatan. Menurut dia, selalu dalam keadaan bugar adalah tanggung jawab dari pasukan keamanan Bolivia.

Namun tentara dan polisi mengeluhkan kurangnya fasilitas olahraga. Sehingga pemerintah kini menyediakan perlengkapan olah raga di barak-barak dan kantor polisi. (Ism)

Beri Komentar