Akhir Pedih Pelaku Penembakan Brutal Las Vegas

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 3 Oktober 2017 08:02
Akhir Pedih Pelaku Penembakan Brutal Las Vegas
Polisi belum menemukan motif penembakan itu.

Dream - Pelaku teror di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat memutuskan bunuh diri saat tim anti teror SWAT menggerebek kamarnya. Pelaku teror merupakan warga setempat bernama Stephen Paddock, 64 tahun.

Di dalam kamar hotel miliknya ditemukan sepuluh pucuk senjata api. Stephen diketahui telah menginap di Mandalay Bay Hotel dan Casino sejak 28 September 2017.

Polisi belum menemukan motif penembakan itu. " Kami tidak memiliki informasi atau latar belakang investigasi yang terkait sosok ini," kata Kepala Polisi Las Vegas Joseph Lombardo.

" Satu-satunya yang dapat kami masalah hukum yang sudah diselesaikan melalui pengadilan."

Eric Paddock, adik pelaku mengaku keluarganya 'tercengang' atas peristiwa yang terjadi. " Dia hanya seorang pria. Jika terjadi sesuatu dia hanya membentak," ucap dia, dilaporkan Metro, Senin, 2 Oktober 2017.

Dari catatan kepolisian setempat Paddock tinggal di rumah dengan dua kamar tidur seharga USD 396ribu, setara Rp5,3 miliar, di Gurun Mesquite, 80 mil timur laut Las Vegas.

Lombardo saat ini sedang menurunkan tim untuk mencari tahu rumah itu.

Media lokal mengatakan Paddock sebelumnya juga tinggal di Reno, Nevada, California, dan Florida. Dia tinggal di kawasan properti Brook Court dengan Marilou Danley, 62.

Sebelumnya polisi juga mencari tahu teman wanita Paddock. Polisi mencirikan perempuan itu dengan tinggi 150 centimeter beretnis Asia. Dia bernama Marilou Danley.

Tetapi, Lombardo mengoreksi pencarian itu. Dia mengatakan saat kejadian berlangsung Danley sedang berada di luar negeri. Lombardo tak meyakini Danley terlibat, meskipun Paddock menggunakan beberapa kartu identitas milik Danley sejak 28 September.(Sah)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More