Ingat Kakek Digugat Anaknya Rp3 M, Kini Sang Ayah Balik Laporkan 3 Putranya

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 25 Januari 2021 15:40
Ingat Kakek Digugat Anaknya Rp3 M, Kini Sang Ayah Balik Laporkan 3 Putranya
Koswara mendapat perlakukan tak menyenangkan dari anak-anaknya sendiri.

Dream - Persidangan kasus gugatan Rp3 miliar yang dilayangkan seorang anak kepada ayahnya memasuki babak baru. RE Koswara, pria lansia berusia 85 tahun yang digugat buah hatinya balik melaporkan ketiga anaknya ke polisi.

Koswara mengaku mendapat intimidasi dari Deden yang merupakan anak ketiganya. Situasi semakin parah lantaran dua anak lainnya, Ajid dan Muchtar yang merupakan anak keempat dan keenam Koswara turut serta melakukan aksi serupa kepadanya.

Didampingi kuasa hukumnya, kali Koswara balik melaporkan ketiga anaknya tersebut ke polisi. Ketiganya dilaporkan atas dugaan pelanggara Pasal 335 KUHP tentang Ancaman dan Intimidasi juncto Pasal 315 tentang Penghinaan juncto Pasal 310 tentang Penistaan.

" Dia bilang ke saya, " RE Koswara ba***at, dihajar siah ku aing (aku pukul kamu)" . Saya maunya dia enggak begitu (berkata kasar dan mengancam). Saya jadi takut pulang ke rumah," ujar Koswara, dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 4 halaman

Hubungan ayah dan anak ini memanas dipicu gugatan perdata yang dilayangkan Deden ke Pengadilan Negeri Bandung. Deden tidak terima sang ayah membatalkan secara sepihak perjanjian sewa lahan dan menggugat Koswara membayar ganti rugi sebesar Rp3 miliar.

Awalnya, Deden menyewa tanah yang merupakan warisan orangtua Koswara seluas 3.000 meter persegi itu dan mendirikan kios di atasnya. Tetapi, Koswara membatalkan perjanjian tersebut lantaran hendak menjual tanahnya untuk dibagi ke para ahli waris yaitu adik-adiknya.

Deden bersama istrinya, Ningsih, mengajukan gugatan Rp3 miliar ganti rugi jika dia diharuskan pindah lokasi toko. Tak hanya itu, keduanya juga menggugat ganti rugi materiil sebesar Rp20 juta dan immateriil Rp200 juta.

Sejak gugatan muncul di Pengadilan, Koswara mengaku belum bertemu dengan anak-anaknya. Ada rasa rindu namun dia juga merasa khawatir jika pulang ke rumah.

" Walaupun begitu, saya sayang ke anak. Saya belum ke rumah sayanya karena takut, Deden enggak mau ketemu saya, saya juga takut mukul ke saya," kata Koswara.

(Sumber: Merdeka.com/Aksara Bebey)

2 dari 4 halaman

Masitoh, Pengacara Penggugat Ayah Kandung Rp3 M Meninggal Sehari Sebelum Sidang

Dream - Kasus hukum cukup menggegerkan terjadi di Bandung, Jawa Barat. ketika seorang ayah yang sudah sepuh digugat anak dan menantunya. Pria bernama RE Koswara (85) bersama kedua anaknya bernama Imas dan Hamidah, digugat ganti rugi Rp3 miliar.

Gugatan miliaran rupiah anak kepada orang tuanya itu datang dari anak keduanya, Deden bersama istrinya, Nining, dalam kasus sengketa tanah.

Kedua penggugat menunjuk Masitoh yang berprofesi sebagai pengacara sebagai kuasa hukum. Sementara Masitoh sendiri adalah anak ketiga dari Koswara.

Di tengah proses persidangan yang sedang berlangsung, Masitoh dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 18 Januari 2021, sehari sebelum sidang gugatan sang kakak kepada ayahnya digelar di PN Kelas IA Khusus Bandung. Masitoh mengalami pembengkakan jantung.

Kabar ini dibenarkan rekan sesama pengacara dari Masitoh, Musa Darwin Pane. Musa mengatakan Masitoh sudah dimakamkan.

" Betul, rekan saya Masitoh meninggal dunia hari Senin, 18 Januari karena sakit jantung," ujar Musa, dikutip dari Radarcirebon.com.

 

 

3 dari 4 halaman

Hanya Kuasa Hukum

Musa menjelaskan posisi Masitoh bukan sebagai penggugat. Almarhumah hanya kuasa hukum dari Deden dan Nining.

" Masitoh dengan Deden ini adik kakak. Yang digugat orang tua, adik, dan kakaknya gara-gara sewa tempat dibatalkan sepihak," kata Musa.

Sidang gugatan ini digelar pada Selasa, 19 Januari 2021. Dalam persidangan terungkap Deden menggugat Koswara lantaran tidak terima perjanjian sewa lahan untuk warungnya di tanah milik tergugat dibatalkan secara sepihak.

Lahan Koswara yang merupakan peninggalan orangtuanya seluas 3.000 meter persegi berlokasi di Jalan AH Nasution Bandung. Di atas sebagian lahan tersebut, Deden mendirikan warung dengan perjanjian sewa.

 

4 dari 4 halaman

Pembatalan Sepihak

Koswara memutuskan membatalkan perjanjian sewa itu dengan alasan ingin menjual lahan tersebut. Hasilnya akan dibagikan kepada para ahli waris.

" Saya khawatir takut ada apa-apa. Apalagi tanahnya bukan punya saya saja, masih ada adik-adik saya (ahli waris). Mereka mau minta tanahnya dijual," kata Koswara.

Dalam gugatannya, Deden dan Nining meminta ganti rugi sebesar Rp3 miliar jika harus pindah. Selain itu, Koswara, Imas serta Hamidah diharuskan membayar ganti rugi materiil Rp20 juta dan immateriil Rp200 juta.

Koswara mengaku kecewa dengan kasus hukum yang menimpanya. Dia mengaku sebenarnya ingin menikmati masa tua dengan tenang.

" Sekarang saya mah mau istirahat," kata dia.

Beri Komentar