Dikecam Aktivis HAM, Pangeran Mohammed bin Salman Batal Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 19 September 2022 15:01
Dikecam Aktivis HAM, Pangeran Mohammed bin Salman Batal Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II
Kedatangannya dikecam oleh Hatice Cengiz dan pembela hak asasi manusia (HAM) yang lain.

Dream - Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) batal menghadiri upacara pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II yang digelar pada Senin, 19 September 2022. 

Melansir dari Reuters, Kantor Luar Negeri Inggris melaporkan, kehadiran MbS akan digantikan oleh Pangeran Turki bin Mohammed al Saud yang mewakili Arab Saudi dalam pemakaman sang Ratu di Westminster Abbey, Inggris.

Pangeran Turki merupakan cucu dari mendiang Raja Fahd dan telah menjadi anggota kabinet sejak 2018. Dia juga telah menjadi anggota kabinet sejak 2018.

Sebagai informasi, MbS sendiri telah mendarat di London pada Minggu, 18 September 2022 untuk memberi penghormatan kepada Ratu Elizabeth II. Namun kedatangannya dikecam oleh Hatice Cengiz dan pembela hak asasi manusia (HAM) yang lain.

1 dari 6 halaman

The Guardian menuliskan bahwa Cengiz merupakan tunangan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi. Di tahun 2018 Khashoggi disebut dibunuh dan dipotong-potong oleh agen Saudi di Konsulat Istanbul. 

Laporan intelijen AS mengatakan bahwa Pangeran MbS menyetujui operasi untuk membunuh atau menculik Khashoggi. Cengiz pun berharap Pangeran Mohammed ditangkap ketika sampai di London.

" Meninggalnya sang Ratu adalah peristiwa yang benar-benar menyedihkan. Putra mahkota seharusnya tidak diizinkan untuk menjadi bagian dari duka ini dan tidak diizinkan untuk menodai ingatannya dan menggunakan waktu berkabung ini untuk mencari legitimasi dan normalisasi," ucap Cengiz.

Selain Pangeran Mohammed, Presiden China Xi Jinping juga diperkirakan tidak hadir dalam pemakaman Ratu Elizabeth II. Sebagai gantinya juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Mao Ning mengatakan Wakil Presiden Wang Qishan yang akan menghadiri pemakam sang Ratu, dilansir dari BBC.

 

2 dari 6 halaman

Potret Persahabatan Luhut dan Putra Mahkota Saudi Sampai Diberi Kiswah: Agama Tak Jadi Soal

Dream - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, baru-baru ini bertemu dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed Bin Salman. Kunjungan Ini merupakan undangan khusus langsung dari sang pangeran.

Lewat Instagram, Luhut menceritakan bagaimana kedekatannya bersama Pangeran Mohamedd Bin Salman yang sudah terjalin lama. “ Saya mengenal Pangeran Mohammed Bin Salman sudah dua tahun lamanya,” tulis Luhut.

Dia mengaku melakukan komunikasi intens dengan Mohammed bin Salman, meski hanya lewat WhatsApp saja. Namun, Luhut tidak menyangka pertemuannya dengan sang pangeran berlangsung sangat akrab.

“ Dimana saya diundang untuk acara makan malam di halaman Istana Kerajaan bersama jajaran kabinet senior Arab Saudi,” tambah Luhut.

Dia menikmati jamuan makam malam, yang merupakan kesempatan langka, itu. Karena Mohammed Bin Salman sangat jarang menerima tamu dari luar, kecuali tamu dari negara-negara tetangga.

“ Another mystery of life,” tulis Luhut.

Pria yang pernah menjadi lulusan terbaik dari Akademi Militer Nasional tahun 1970 ini pun sudah dianggap sahabat bagi Mohammed Bin Salman.

“ You are a true friend to Saudi Arabia and to me personally,” tulis Luhut mengingat ucapan sang pangeran.

3 dari 6 halaman

Visi Misi yang Sama

Menurut Luhut, ucapan Mohammed Bin Salman yang menganggapnya seperti sahabat menunjukkan bahwa persahabatan dan rasa percaya yang sudah terjalin begitu lama, tidak berubah sedikit pun.

Luhut Bersama Pangeran Mohammed Bin Salman© (foto: Instagram @luhut.pandjaitan)

Ketika bertemu, Luhut tak merasa canggung, mereka berdua bertukar pikiran dan mempunyai visi misi yang sama. Termasuk jalinan kedua negara antara Indonesia dan Arab Saudi agar semakin maju. Juga dari segi IPTEK dapat berkembang tanpa bergantung lagi pada energi fosil. 

Pangeran Mohammed bahkan menyetujui semua pesan titipan Jokowi yang disampaikan oleh Luhut kala itu.

 

4 dari 6 halaman

Berkontribusi pada Pembangunan IKN

Pertemuan Luhut dan Pangeran Mohammed pun turut serta membahas pembangunan IKN yang saat ini sudah dimulai dilakukan.

Pembangunan IKN Dimulai, Presiden Jokowi Direncanakan Pindah Sebelum 16 Agustus 2024© MEN

Mohammed Bin Salman mewakili Arab Saudi akan turut berkontribusi terhadap pembangunan IKN dan menjadi bagian dari Sovereign Wealth Fund Indonesia (INA).

“ Saya makin merasa optimis ketika mendengar bahwa beliau ingin Arab Saudi ikut berkontribusi pada pembangunan IKN Nusantara, serta yang tak kalah penting, Arab Saudi akan bergabung dalam Sovereign Wealth Fund Indonesia (INA),” tulis Luhut.

5 dari 6 halaman

Diberi Hadiah Kiswah

Kebahagiaan Luhut bertemu Pangeran Mohammed Bin Salman tak sampai di kabar IKN. Saat perjalanan pulang menuju Indonesia, sang Pangeran memberikan hadiah berupa ‘Kiswah’ atau potongan kain ka’bah yang juga di dalamnya terdapat replika kunci ka’bah.

Hadiah Kiswah dari Pangeran Mohammed Bin Salman© (foto: Instagram @luhut.pandjaitan)

“ Di perjalanan pulang menuju Indonesia, saya dititipkan cindera mata untuk dibawa ke Indonesia berupa “ kiswah” atau potongan kain ka'bah dan juga replika kunci ka'bah,” tulis Luhut.

Luhut sangat mengapresiasi hadiah pemberian sang pangeran, menurutnya ini adalah wujud toleransi yang tak memandang agama, ras, suku. Toleransi sangatlah penting demi mengedepankan kemanusiaan dan kesejahteraan seluruh bangsa, serta menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik agar bisa diwarisi oleh anak cucu kita di masa depan.

Hadiah Kiswah dari Pangeran Mohammed Bin Salman© (foto: Instagram @luhut.pandjaitan)

“ Saya kira, persahabatan harus lah seperti itu. Rasa percaya harus diletakkan di atas segalanya, tak jadi soal agama, ras, suku bangsa mana kita berasal,” tulis Luhut.

Beri Komentar