Pria Bekasi Tewas Dihakimi Massa, Polda: Masyarakat Jaga Diri!

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 4 Agustus 2017 19:01
Pria Bekasi Tewas Dihakimi Massa, Polda: Masyarakat Jaga Diri!
MA diketahui berprofesi sebagai tukang reparasi barang-barang elektronik.

Dream - Seorang pria berinisal MA dihakimi massa di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa, 1 Agustus 2017. MA dituduh mencuri amplifier mushola di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

MA sempat dikepung warga. Akibat emosi warga yang sudah meninggi, MA dihakimi massa hingga tewas. 

Istri MA, Siti Zubaidah, mengatakan suaminya memang bekerja sebagai tukang reparasi alat-alat elektronik. Penghasilan suaminya tidak menentu.

Terkait insiden ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyayangkan aksi tersebut. Ia pun berharap agar masyarakat dapat mengontrol diri.

" Masyarakat harus jaga diri," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 4 Agustus 2017.

Ia pun mengimbau masyarakat apabila ada pelaku pencurian, maka segera diserahkan ke kantor polisi. Argo meminta masyarakat agar tidak main hakim sendiri.

" Kalau misalnya menangkap pelaku pencuri, segera serahkan kepolisian. Jangan main hakim sendiri. Sesuai Undang-undang, langsung serahkan kepolisian. Kalau main hakim sendiri ya salah," ujar Argo.

Seperti dilansir merdeka.com, kejadian ini bermula ketika MA terlihat oleh marbot mushola membawa amplifier. Menduga amplifier itu milik mushola, sang marbot langsung meneriaki MA dengan sebutan maling.

Warga yang mendengar teriakan langsung mengejar MA. Dia sempat terkepung, lalu menyeberang sungai untuk menyelamatkan diri.

Upaya tersebut gagal dan MA pun dihakimi massa hingga meninggal dunia. (ism)

Beri Komentar