Muslimah Berzikir Dengan Tasbih (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Rasa kecewa tentu pernah kita alami. Terasa begitu sesak dan tidak nyaman saat mengetahui sesuatu berjalan tidak sesuai harapan.
Sering kali kita berharap hasil terbaik dari usaha yang kita lakukan ternyata berbuah sebaliknya. Ada kalanya kita juga mengharapkan teman bisa dipercaya namun ternyata hasilnya buruk dan timbul kerugian.
Mungkin sebagian dari kita akan menanggapi kekecewaan itu dengan emosi. Bahkan tidak sedikit yang sampai marah besar hingga berbuat kerusakan.
Jika emosi yang terjadi, hidup menjadi semakin sulit. Sepatutnya kita tersadar bahwa kekecewaan adalah jalan Allah untuk memberikan pelajaran berharga bagi kita.
Ketika kecewa, redam emosi sebaik mungkin. Kemudian, ucapkan doa yang dicontohkan Abu Hurairah ini.

Allahummaghfirlahu wa arihna minhu
Artinya,
" Ya Allah, ampunilah dia, dan bebaskan kami darinya."
Sumber: Tebuireng Online
Dream - Semua orang tentu mengharapkan kebaikan agar menjalani hidup dengan penuh keberkahan. Kita butuh kebaikan di semua lini kehidupan. Mulai sosial, ekonomi, hingga agama.
Jangankan orang biasa, mereka yang terpilih sebagai Nabi dan Rasul juga berharap hidupnya selalu dilimpahi kebaikan. Mereka juga selalu mendoakan umatnya agar tak pernah ditimpa keburukan.
Demikian halnya dengan Rasulullah Muhammad SAW. Doa Rasulullah sangat panjang, sampai membuat para sahabat kesulitan menghafalnya.
Agar para sahabat mudah menirukan doa tersebut, Rasulullah mengajarkan doa yang lebih singkat namun berisi semua permintaan Rasulullah. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Tirmidzi dari Abu Umamah RA.

Allahumma inni as aluka min khoiri ma sa alama minhu nabiyyuka muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, wa a'udzubika min syarri masta'adza minhu nabiyyuka muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, wa antal musta'an, wa 'alaikal balagh wa la hawla wa la quwwata illa billah.
Artinya,
" Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu kebaikan yang nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memintanya kepada-Mu. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mintakan perlindungan darinya kepada-Mu. Dan hanya Engkaulah yang dapat dimintai pertolongan, serta Allah-lah yang mencukupi (untuk meraih harapan dunia dan akhirat). Dan tidak ada daya serta upaya kecuali dengan pertolongan Allah)."
Dream - Masa depan tidak pernah bisa ditebak. Selamanya akan menjadi misteri bagi kita.
Termasuk berkaitan dengan rezeki dan nasib. Tak ada yang bisa memastikan.
Akibatnya, seringkali kita dibuat khawatir akan masa depan. Kita tidak pernah membayangkan apa yang akan terjadi nanti, bahkan takut untuk melakukannya.
Kekhawatiran tersebut menjadikan kita ragu menetapkan langkah. Menjadikan kita tak yakin bisa menjalani hidup dengan catatan kesuksesan.
Perasaan seperti demikian sudah sepatutnya kita hilangkan. Kita perlu yakin akan ketetapan Allah, lalu berusaha sekuat tenaga agar sukses di masa depan.
Di samping itu, dianjurkan membaca doa ini agar kekhawatiran kita terhadap masa depan dapat hilang. Berganti dengan semangat dan optimisme.

Allahummarzuqni nafsan muthmainnah tuqina bi wa'dika wa tusallimu li amrika wa tardla bi qadlaika.
Artinya,
" Ya Allah, berilah aku rezeki jika yang tenang, yang yakin terhadap janji-Mu, pasrah terhadap keputusan-Mu, dan ridla terhadap takdir-Mu."
Sumber: Bincang Syariah
Advertisement

Cara Berdamai dengan Rasa Duka yang Mencengkeram Kehidupan Kita



Laika, Anjing yang Dikirim ke Luar Angkasa dan Menjadi Simbol Awal Perlombaan Antariksa

Fungsi Resleting di Bagian Depan Celana, Benarkah Hanya untuk Pria?

Waktu Terbaik Makan Telur untuk Protein dan Pertumbuhan Otot

DNA Purba Ungkap Wabah Pes Sudah Membunuh Manusia Sejak 5.500 Tahun Lalu