Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Ketika ditimpa kesulitan, kita cenderung merasa bingung. Apalagi jika kesulitan itu sifatnya sudah mendesak.
Ingin sekali menghilangkannya. Tetapi, kita tidak punya kemampuan untuk itu.
Ketika dilanda kebingungan, perasaan kita cenderung bergejolak. Alhasil, kita tidak bisa berpikir jernih.
Tetap sabar dan tenang adalah cara terbaik menghadapi kesulitan. Lalu berusaha untuk mencari jalan keluarnya.
Doa ini dianjurkan dibaca ketika berhadapan dengan kesulitan yang mendesak. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.

La ilaha illallahul 'azhimul halim, laa ilaha illallahu rabbul 'arsyl 'azhim, la ilaha illallahu rabbus samawati as-sab'i, wa rabbul ardli rabbul 'arsyil karim.
Artinya,
" Tiada Tuhan Selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Halus, Tiada Tuhan selain Allah, Penguasa ‘Arsy yang Agung, Tiada Tuhan Selain Allah, Penguasa Tujuh Langit, serta Penguasa Bumi wahai Penguasa ‘Arsy yang Mulia."
Dream - Setiap rencana mengandung potensi keberhasilan sekaligus kegagalan. Kita tidak pernah bisa memastikan mana yang akan terjadi.
Manusia memang punya kemampuan untuk menyusun rencana. Tetapi, berhasil tidaknya adalah urusan Allah.
Bisa jadi, rencana yang disiapkan secara matang ternyata berantakan dan gagal. Bahkan kegagalan yang terjadi begitu berat bebannya.
Tentu, menghadapi kegagalan terasa menyakitkan. Di titik tertentu, kegagalan bisa menguras emosi.
Tetapi, bukan ciri orang beriman jika sampai tersulut emosi ketika mengalami kegagalan. Dia akan memasrahkan segala sesuatu kepada Allah, lalu bangkit dan kembali berusaha.
Ketika menghadapi kegagalan, dianjurkan membaca doa ini.

Qaddarallahu wa ma sya a fa'ala
Artinya,
" Allah telah menentukan takdirnya dan Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki."
Dream - Setiap manusia dituntut untuk berusaha dalam mencari rezeki. Dengan rezeki yang didapat, manusia bisa memenuhi kebutuhannya.
Mungkin kita pernah mendengar petuah berbunyi " rezeki terbaik adalah rezeki yang dihasilkan dari keringat sendiri." Petuah ini berisi pesan mengenai keutamaan mandiri dalam mencari rezeki.
Mandiri dalam hal ini menggunakan segenap potensi diri. Tidak peduli apakah bekerja kepada orang lain maupun dengan melakukan usaha sendiri.
Dengan sikap mandiri, kita dapat berusaha sekuat tenaga tanpa mengandalkan orang lain. Kemandirian juga melahirkan sikap profesional.
Sikap mandiri memang perlu dilatih sejak awal. Selain itu, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW untuk memohon rezeki yang halal.

Allahumma ya ghaniyyu ya hamîd, ya mubdi'u wa yu'îd, ya rahimu ya wadud. Aghnini bi halalika 'an haramik, wa tha'atika 'an ma'shiyatik, wa bi fadhlika 'amman siwak.
Artinya,
" Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu."