Terens Puhiri
Dream - Winger Borneo FC, Terens Puhiri, diklaim lebih cepat daripada pemain bola kelahiran Jerman, Leroy Sane.
Leroy, yang bermain untuk Machester City dan tim nasional Jerman, saat ini dianggap sebagai pemain tercepat di Liga Primer Inggris.

Kecepatan Puhiri yang disebut melebihi Leroy itu menjadi perhatian media terkemuka Brasil, Globoesporte.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Rabu malam, Globoesporte telah membuat analisis tentang kecepatan lari Puhiri Puhiri. Aksi larinya terekam saat pemain berusia 21 tahun tersebut mencetak gol ketiganya untuk Borneo FC melawan Mitra Kukar pada 23 Oktober lalu.

Bermain di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Borneo FC menang 4-0 atas Mitra Kukar.
Hanya saja, Globoesporte menyayangkan kekurangan teknologi persepakbolaan Indonesia sehingga tidak bisa mengetahui kecepatan lari Puhiri secara akurat.
" Karena kurangnya teknologi di persepakbolaan Indonesia, kecepatan sesungguhnya Puhiri saat mencetak gol ketiga dari Borneo FC tidak diketahui secara pasti.
" Namun, berdasarkan video ini, dia mungkin mengalahkan kecepatan Leroy Sane," tulis Globoesporte dalam sebuah artikel.
© Dream
Sane saat di awal musim ini mencatatkan kecepatan lari 35,48 kilometer per jam.
Sebagai perbandingan, Sane dikatakan bisa menyelesaikan lari sprint 100 meter dalam 10 detik, sebuah rekor yang hanya bisa dicetak oleh atlet sprinter kelas dunia.
Perlu diingat, Sane membuat catatan tersebut di atas lapangan rumput, dibandingkan dengan atlet sprinter yang berlari di jalur khusus.
Globoesporte juga memprediksi bahwa akan ada beberapa pencari bakat dari klub Eropa yang mungkin tertarik dengan kemampuan Puhiri setelah ini.
Saat ini, Puhiri menjadi sensasi media sosial setelah sebuah video yang memperlihatkan lari solonya dan gol yang dicetaknya.
© Dream
Ketika ditanya bagaimana dia bisa berlari secepat itu, Puhiri memberikan jawaban yang cukup diplomatis.
" Semua ini karena saya yakin dan percaya bahwa bola yang saya kejar itu mampu direbut.
" Sepak bola adalah pekerjaan kami. Mau tidak mau kami harus yakin atau percaya diri bahwa orang Indonesia mampu menjadi sehebat pemain Eropa," pungkas Puhiri.
Advertisement

Tak Lagi Diplonco, Ini yang Sebenarnya Dipelajari Mahasiswa Baru saat Orientasi Kampus

IIDI Cabang Malang Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung dan pembuluh Darah

Ketahui Apa Arti Tanggal Kedaluwarsa pada Parfum, Betulkah Berbahaya Jika Digunakan?

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri


Kemenkes Ingatkan Warga Agar Lakukan Cek Kesehatan Gratis Setiap Tahun, Bukan Sekali Saja

Jatuhnya Fat Man di Nagasaki yang Membalik Sejarah pada 9 Agustus 1945