Herlina, Anak Semata Wayang Titi Wati (Liputan6.com/Rajana K)
Dream - Ukuran badan yang membesar secara drastis selama enam tahun membuat Titi Wati tak mampu bergerak. Dia hanya bisa telungkup di lantai rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan G Obos XXV Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Jangankan berdiri, duduk saja Titi tidak sanggup. Sontak, seluruh aktivitasnya dilakukan di tempatnya tengkurap.
Beruntung, ada sosok gadis yang setia merawat Titi. Dia adalah Herlina, 16 tahun, yang merupakan anak Titi satu-satunya.
Sembari membantu ibunya, gadis berdarah Dayak ini sesekali menggerakkan ayunan kain yang tergantung di rumahnya. Di dalam ayunan itu, ada bayi mungil cucu Ibu RT.
" Selain menjaga mama, saya juga menjaga cucu Bu RT karena ayah dan ibunya sibuk kerja," kata Herlina, dikutip dari Liputan6.com.
Herlina mengaku tidak pernah meninggalkan ibunya sekalipun, meski hanya sejenak. Dia bahkan sampai memutuskan berhenti dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Fathul Jannah saat duduk di kelas 2 pada 2011 lalu.
Sejak saat itu, Herlina tidak pernah lagi mengenyam pendidikan. Waktunya dia habiskan sepenuhnya untuk merawat sang ibu.
" Saya tak tega tinggalkan mama sendiri di rumah saat saya sekolah karena kami hanya berdua di rumah," kata Herlina.
Sang ayah, kata Herlina, bekerja di pedalaman Kalimantan Tengah. Pria itu hanya sesekali pulang.
" Daripada saya tidak konsentrasi di sekolah, saya putuskan berhenti agar bisa total menjaga mama," kata dia.
Herlina tidak punya pilihan lain. Bagi dia, menjaga mamanya jauh lebih penting, meski kerap tersirat keinginan untuk kembali menempuh pendidikan.
Dia pun rela keinginannya untuk melanjutkan pendidikan tertunda. Jika Titi sudah sembuh, Herlina baru mau melanjutkan sekolah.
" Mungkin saya mengambil ujian paket untuk SMP biar bisa kembali sekolah," kata Herlina.
Sumber: Liputan6.com/Rajana K