Tania (Daily Star)
Dream - Ini peringatan untuk para orangtua. Segera bawa anak Anda ke dokter bila sakit. Jangan menegutamakan klenik, karena akibatnya sangat fatal.
Belajarlah dari kisah malang bocah asal Dantewada, India, ini. Tania, namanya. Wajahnya rusak dan nyaris terlambat diobati karena orangtuanya lebih percaya ilmu hitam daripada pergi ke dokter.
Dari foto yang diunggah berbagai media terlihat wajah tania penuh luka. Bahkan bernanah. Merata di seluruh permukaan kulit wajah.
Orangtua Tania percaya penyakit yang diderita anaknya itu akibat ulah ilmu hitam. Sehingga mereka tak membawa bocah malang itu ke dokter. Mereka lebih suka mengobatinya dengan cara tradisional.
© Dream
Tapi, penyakit Tania semakin parah. Luka di sekujur wajahnya menjadi bernanah dan merata. Hingga akhirnya dibawa juga ke rumah sakit. Dokter yakin wajah Tania diserang bakteri.
" Infeksi dimulai di wajah dengan ruam kecil," kata Rajesh Djruv, dokter rumah sakit umum di Dantewada, sebagaimana dikutip Dream dari laman Daily Star, Senin 14 Agustus 2017.
Karena kurangnya pengobatan, kemiskinan, tabu sosial dalam komunitas kesukuan, dan kelalaian oleh orangtua, kondisi Tania semakin memburuk dalam dua bulan terakhir.
" Pertama, mereka membawa anak itu ke dukun untuk perawatan gaib, tapi saat infeksi memburuk, orangtua membawa Tania ke rumah sakit kami dua minggu yang lalu," tambah Rajesh.
Dengan sumber daya yang terbatas, tim kesehatan di rumah sakit Dantewada merawat Tania. Beberapa hari setelah perawatan anak itu menunjukkan kesembuhan. Sekarang wajahnya kembali normal.
" Kemungkinan besar bakteri yang menginfeksi Tania adalah staphylococcus aureus atau streptococcus pyogenies," ujar Rajesh.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?