Gegara Kipas Angin, Separuh Wajah Wanita Ini Kaku Dan Dinyatakan Terkena Bell's Palsy (Instagram @memodesos)
Dream - Seorang wanita bernama Syintya Monica mengaku terserang penyakit Bell's Palsy karena terlalu sering menghadapkan wajah ke arah kipas angin. Tiga pekan dari hasil diagnosa dokter, Sinthya masih berusaha untuk mengembalikan bentuk wajahnya menjadi normal.
Wanita berusia 21 tahun asal Balikpapan, Kalimantan Timur ini menceritakan bagaimana dia bisa terkena penyakit tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Instagram @memomedsos, Syintia awalnya merasakan adanya perubahan pada sebagian wajahnya yang terasa kaku.
Syintia lantas memeriksa gejala yang dialaminya itu ke Puskesmas terdekat dan disarankan untuk berobat ke rumah sakit.
Setelah berobat ke rumah sakit, dokter memastikan Syintia terkena penyakit Bell's Palsy. Dari informasi informasi yang diterimanya, penyebab Bell's Palsy kemungkinan dikarenakan sering menghadapkan wajah ke kipas angin.

" Setelah diperiksa ternyata didiagnosa Bell's Palsy," tulisnya.
Syintia sempat kaget karena sebelumnya ia mengira terkena stroke, karena tak pernah mendengar penyakit Bell's Palsy.
Wajahnya kaku selama dua minggu yang dibarengi dengan dengung di telinga hingga sulitnya berkedip.
“ Muka lumpuh setengah, mata nggak bisa kedip setengah. Sulit makan, minum, bicara. Mulut serasa kering kadang telinga suka dengung,” tulis Syintia dalam video.

Gadis ini bertekad untuk sembuh dan mematuhi saran dari dokternya. Dia rutin melakukan fisioterapi dan mengompres wajah yang kaku dengan air hangat.
Hingga kini, perlahan wajahnya semakin membaik setelah menjalani perawatan selama 3 minggu.

“ Kangen muka normalku, semoga cepat sembuh,” tulisnya.
Melansir Alodokter, Bell's Palsy merupakan kelumpuhan pada salah satu sisi otot wajah. Penyakit ini terjadi secara tiba-tiba dan biasanya tidak bersifat permanen.
Bell’s palsy terjadi akibat peradangan pada saraf yang mengendalikan otot wajah. Kondisi ini diduga terkait dengan infeksi virus, infeksi telinga tengah, dan penyakit Lyme.
Tanda-tanda Bell’s Palsy terlihat dari adanya kelumpuhan pada salah satu sisi wajah. Keluhan tersebut dapat dilihat dari perubahan bentuk wajah sehingga penderita sulit tersenyum dengan simetris.
Selain itu, penderita juga dapat mengalami gejala lain, seperti mata berair dan mengiler.
Video ini menuai atensi banyak warganet yang menuliskan komentarnya.
" saya liat ini langsung matiin kipas angin d sebelah saya 😐."
" Sering2 makan permen karet buat therapi."
" Pernah mengalaminya 😢, stress ! Mengingat profesiku ngajar, kadang cermaah si majlis talim. Dlm fikiranku bagaimanaa nanti menerangakn materi? Bagaimana ceramah? Alhamdulillah setelah terafy cepat.lambat sembuh dan normal.kembali."
" Itu seberapa sering berapa jam gitu ? Jaraknya seberapa? Kipas nya di angka nomor berapa?."
View this post on Instagram