Menteri Agama Lukman Bersama Para Jemaah Haji Di Kantor Satuan Khusus Masjidil Haram (Foto: MCH)
Dream - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan terdapat perbedaan penetapan jatuhnya Idul Adha antara Arab Saudi dengan Indonesia tahun ini. Menurut Lukman, ini karena ada perbedaan mathla' atau lokasi munculnya hilal.
" Meski Indonesia lebih awal dari sisi waktu karena perhitungan matahari, tapi karena hilal yang terlihat di mathla' berbeda, menyebabkan perbedaan menentukan 1 Zulhijjah," ujar Lukman, di Mekah, Arab Saudi.
Lukman mengajak umat Islam di Indonesia menyikapi perbedaan secara bijak. " Tak perlu berlebihan," kata dia.
Bagi umat Islam yang akan berpuasa, Lukman meminta tak perlu ragu dengan penetapan 1 Zulhijjah di Tanah Air. Umat Islam, kata dia, cukup mengikuti penetapan yang sudah dilakukan pemerintah lewat sidang isbat.
" Ini puasa sunah. Kita mengikuti di mana kita berdomisili, di tempat tinggal kita, di situlah kita mengikuti hukum yang berlaku sebagaimana ditetapkan ulama dan umara," ucap dia.
Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada Selasa, 21 Agustus 2018. Sedangkan hari Arafah jatuh pada Senin, 20 Agustus 2018.
Sementara, Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 10 Zulhijjah atau Idul Adha jatuh pada Rabu, 22 Agustus 2018.(Sah)
Advertisement

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi


MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN
