Ilustrasi Silaturahmi (Foto: Shutterstock
Dream - Sudah menjadi pemahaman sebagian besar umat Islam jika mengucap salam adalah amalan sholeh. Bahkan sangat dianjurkan ketika bertemu dengan sesama Muslim.
Bukan sekadar sapaan, salam juga merupakan doa. Seseorang mengucap salam mendapatkan sunahnya, sedangkan menjawabnya adalah kewajiban.
Meski demikian, tidak setiap saat salam boleh diucapkan. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan mengucap salam menjadi makruh.
Dikutip dari NU Online, Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Adzkar menyebut hukum awal mengucap salam adalah sunah. Meski demikian, ada enam kondisi yang menyebabkan hukum mengucap salam menjadi makruh.
Kondisi pertama yaitu kepada orang yang sedang buang air kecil atau sedang berhubungan intim. Kondisi kedua yaitu mengucap salam kepada orang mengantuk atau tidur.
Kondisi ketiga yaitu salam kepada orang sedang sholat atau azan dan iqamah. Kondisi keempat, mengucap salam kepada orang yang sedang berada di kamar mandi.
Kondisi kelima yaitu kepada orang yang sedang makan apalagi tengah mengunyah makanannya. Jika tetap mengucap salam dalam kondisi tersebut, maka tidak perlu dijawab.
Sumber: NU Online
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?

Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar