(brightside.me)
Dream - Setiap kita makan berbagai jenis makanan ringan, kita pasti tak pernah memperhatikan nilai gizi atau komposisi bahan bakunya.
Saat membeli, kita hanya memikirkan harganya. Ketika memakannya yang kita pikirkan hanyalah rasanya.
Padahal setiap makanan yang kita beli, khususnya yang bermerek, selalu mencantumkan nilai gizi atau komposisi bahan bakunya.
Kita terlalu percaya dengan tulisan pada kemasan makanan tersebut. Meski pada kenyataannya tidak selalu demikian.
Berkaca dari hal itu, Sahabat Dream diajak untuk mencari tahu apa yang sebenarnya kita makan ketika mengonsumsi makanan dalam kemasan.
1. Kripik Kentang Ukuran Kecil

Menurut BrightSide sebungkus keripik kentang merek Lays ukuran kecil mengandung satu setengah potong kentang. Untuk keripik kentang Lays ukuran sedang, kita mengonsumsi tiga setengah potong kentang.
2. Kripik Kentang Ukuran Jumbo

Jika membeli keripik kentang Lays ukuran jumbo, kita sama saja makan enam setengah potong kentang.
3. Minuman Kotak Jus Buah

Satu kotak jus jeruk Tropicana ukuran 1,75 liter sebenarnya tidak benar-benar dibuat dengan memeras jeruk asli. Tapi dibuat dari konsentrat jeruk yang diencerkan dengan air.
4. Kentang Goreng & Irisan Wortel


Kentang goreng yang dijual di McDonald's benar-benar dibuat dari kentang asli. McDonald's juga menjual stik wortel yang dibuat dari wortel segar dan dikemas dalam bungkus plastik.
5. Irisan Apel

Selain produk dari bahan sayuran, McDonald's juga memproduksi makanan ringan dari irisan apel asli seberat 170 gram.
6. Stik Kepiting

Kuliner Jepang stik kepiting sebenarnya dibuat dari daging ikan, terutama ikan cod. Jadi bukan dari memroses daging kepiting dan kemudian diolah menjadi stik.
(Ism, brightside.me)
Advertisement

Cabe Jawa yang Terlupakan, dan dari Mana Sebenarnya Asal Cabai yang Kita Kenal Sekarang


Sejarah Kecap Manis dan Mengapa Ia Begitu Dicintai di Indonesia

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI


Jenis-Jenis Parfum dan Bedanya: Mengenal EDP, EDT, Extrait, dan Cologne

Mengapa Banyak Orang Suka Sound Horeg? Ketahui Penyebab dan Bahaya Paparannya Terlalu Lama