Dream - Tim sepak takraw putri Indonesia di ajang di SEA Games 2017 di Malaysia memutuskan tak mau melanjutkan pertandingan (Walk Out) saat melawan tim tuan rumah. Tim Indonesia merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit.
Insiden ini bermula saat wasit menyatakan serving bola yang dilakukan salah satu pemain putri Indonesia melanggar aturan. Menurut wasit, pemain tersebut menginjak lingkaran saat melakukan serve.
Dalam sepak takraw, seorang server memang dilarang keras menginjak lingkaran saat menendang bola. Aturan tersebut berlaku di seluruh dunia.
Tetapi, insiden ini diberitakan lain oleh salah satu media Malaysia, mynewshub.cc. Media ini menyebut keputusan pelatih tim sepak takraw putri Indonesia menarik pemainnya sebagai bentuk pencemaran.
" Saingan sepak takraw wanita di Stadium Titiwangsa antara regu negara menentang Indonesia dicemari dengan insiden ketua jurulatih Indonesia mengarahkan pemain-pemainnya meninggalkan gelanggang (Pertandingan sepak takraw wanita di Stadion Titiwangsa antara tim Malaysia melawan Indonesia dicemari dengan insiden pelatih Indonesia menarik pemain-pemainnya meninggalkan lapangan)," demikian paragraf pertama pemberitaan tersebut.
Media tersebut menulis kemenangan tim Malaysia di babak pertama dengan skor 22-20. Tim Malaysia kemudian diberitakan mendapatkan kemenangan mutlak karena Indonesia, yang memimpin dengan skor 15-10 di babak kedua meninggalkan lapangan.
Penyebabnya, wasit membatalkan tendangan servis pemain Indonesia. Kemenangan tanpa perlawanan diberikan kepada Malaysia setelah tim Indonesia tidak kembali ke lapangan usai dipanggil tiga kali.
Alhasil, Malaysia melaju ke babak berikutnya. Menurut jadwal, Malaysia akan berhadapan dengan Thailand.
Inilah video detik-detik tim sepak takraw Indonesia memutuskan melakukan WO:
© Dream
Dream - Event olahraga terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games 2017 yang diadakan di Malaysia tengah menjadi sorotan masyarakat Indonesia.
Hal tersebut lantaran kesalahan dalam mencetak bendera Indonesia di buku panduan yang dibagikan secara cuma-cuma.
Dalam buku tersebut sang saka Indonesia bukan lagi Merah-Putih melainkan Putih Merah.
Tentu kesalahan seperti ini tidak bisa disepelekan karena dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap lambang Negara.
Netizen atau warga internet di Indonesia pun geram, mereka ramai ramai-ramai memprotesnya dengan tanda pagar (tagar) #ShameOnYouMalaysia di Twitter.
Malahan sebagian dari mereka membalas kesalahan tersebut dengan membuat meme tentang Negeri Jiran tersebut.
Tak sedikit warganet dengan sengaja membalikkan bendera Malaysia dan menyebutnya sebagai negara terbalik.
Berikut ini adalah meme yang tersebar di media sosial ungkapan kekesalan warganet karena bendera negara kita yang diduga di hina oleh negeri tetangga.











Namun masih ada netter yang meminta warganet agar tidak terpancing emosi dan membesar-besarkan masalah ini. Beberapa dari mereka juga tidak membenarkan meme tersebut karena bisa memprovokasi masyarakat.
(Twitter.com/Facebook.com)
© Dream
Dream - Warganet saat ini tengah dihebohkan dengan terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan pembukaan SEA Games 2017 di Malaysia.
Awalnya, kabar tersebut diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi melalui akun Twitternya.
Rupanya, bukan hanya di buku panduan itu saja Malaysia melakukan kesalahan, koran Malaysia pun turut melakukan kesalahan dengan mencetak bendera Indonesia secara terbalik.
Hal itu diungkapkan oleh akun Twitter APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia).
" #ShameOnYouMalaysia. Koran di sana pun memuat gambar bendera Indonesia dengan cara terbalik. Sangat menyakitkan!" tulis APPI seperti diakses Dream, Minggu 20 Maret 2017.
Meski begitu, Imam Nahrawi mengaku akan tetap menjaga hubungan diplomatik kedua negara, sehingga tidak menimbulkan ketegangan.
" Kalau komunikasi secara pribadi saya tidak ada masalah dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia, tapi ini kan bukan masalah saya pribadi sebagai Menpora. Tapi ini melibatkan prosedur diplomatik kedua negara. Yang pasti kami tetap menjaga hubungan Indonesia dan Malaysia tetap baik," ujar Imam dalam situs resmi Menpora.
© Dream
Dream - Opening ceremony SEA Games 2017 telah diselenggarakan di Stadion Nasional Bukit Jalin, Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu 19 Agustus 2017.
Dalam pembukaan itu, panitia penyelenggara rupanya melakukan kesalahan hingga membuat geram Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Melalui akun Twitternya, Imam merasa kecewa lantaran bendera Indonesia tercetak salah di dalam buku panduan yang diberikan kepada negara peserta SEA Games 2017.
Menurutnya, kesalahan cetak itu merupakan suatu hal yang fatal sehingga dapat menyakiti hati rakyat Indonesia.
" Pembukaan #SEAgame2017 yg bagus tapi tercederai dg keteledoran fatal yg amat menyakitkan. Bendera kita....Merah Putih. Astaghfirullaah," tulis Imam seperti diakses Dream, Minggu, 20 Agustus 2017.
© Dream
Tak lama, Menteri Belia dan Sukan (Menpora) Malaysia, Khairy Jamaluddin pun meminta maaf di dalam kolom komentar cuitan Imam.
" Bapak Imam, Please accept my sincere apologies for this (Bapak Imam, mohon terima permintaan maaf saya yang tulus untuk ini Sesungguhnya tiada niat jahat). Saya amat kesal dengan kesilapan ini. Mohon maaf," tulis Jamaluddin.
Selain itu, beredar surat permintaan maaf dari penyelenggara SEA Games 2017 yakni Sekretariat Kuala Lumpur 2017 (Kementerian Belia dan Sukan). Surat itu dikeluarkan pada 19 Agustus 2017.