Jasad Mahasiswa Atma Jaya Berhasil Diangkat dari Kawah Merapi

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 19 Mei 2015 13:25
Jasad Mahasiswa Atma Jaya Berhasil Diangkat dari Kawah Merapi
Selanjutnya akan dilakukan evakuasi darat untuk membawa korban ke bawah.

Dream - Kantong jenazah dalam tanda khusus berisi jasad Mahasiswa Atma Jaya, Eri Yunanto akhirnya tiba di bibir kawah Merapi, tepat pukul 11.41 WIB, Selasa 19 Mei 2015.

" Tim evakuasi sudah berhasil membawa tubuh Eri dari titik perhentian 50 meter di bawah bibir kawah," kata Brotoseno, Komandan SAR DIY kepada Dream.co.id, Selasa 19 Mei 2015.

Selanjutnya akan dilakukan evakuasi darat untuk membawa korban ke bawah. Proses dilakukan secara estafet, dari kawasan puncak korban dibawa ke pasar Bubrah, berlanjut ke Pos II, Pos I dan seterusnya hingga ke posko evakuasi New Selo kemudian rumah sakit.

Proses evakuasi dilakukan sejak pukul 06.00 pagi tadi. Sebelumnya, kemarin, sempat tertunda akibat cuaca yang gelap.

" Semua anggota Tim SAR gabungan dalam kondisi baik. Alhamduillah mereka telah berhasil menjalankan tugasnya. Terima kasih untuk relawan dan warga setempat yang ikut membantu evakuasi," kata Brotoseno menambahkan.

Eri Yunanto, mahasiswa jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika angkatan 2012, jatuh karena terpeleset ke kawah Merapi. Dia dilaporkan naik ke Merapi bersama lima orang lainnya sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu pekan lalu. (Ism) 

1 dari 5 halaman

Jasad Mahasiswa Atma Jaya Terangkat 50 Meter dari Kawah Merapi

Jasad Mahasiswa Atma Jaya Terangkat 50 Meter dari Kawah Merapi

Dream - Pengangkatan Eri Yunanto (21), mahasiswa Universitas Atmajaya yang terjatuh ke kawah Merapi, Sabtu pekan lalu, mulai dilanjutkan.

Anggota tim SAR gabungan kembali turun ke kawah, untuk mengevakuasi korban yang terakhir posisinya sudah diangkat 50 meter dari lokasi ia jatuh. Jasad Eri sempat 'digantung' satu malam. 

" Proses evakuasi vertikal untuk pengangkatan korban ke bibir kawah dilanjutkan sejak pukul 06.00 pagi," kata Brotoseno, Komandan SAR DIY kepada Dream.co.id, Selasa 19 Mei 2015.

Pada evakuasi kemarin, proses pengangkatan korban yang terjatuh sedalam 200 meter dari bibir kawah sudah setinggi 50 meter dari lokasi jatuh.

Jika korban sudah berhasil diangkat ke bibir kawah, proses evakuasi akan dilanjutkan dengan evakuasi darat untuk membawa korban ke bawah.

Proses dilakukan secara estafet, dari kawasan puncak korban dibawa ke pasar bubrah, berlanjut ke Pos II, Pos I dan seterusnya hingga ke posko evakuasi dan rumah sakit.

Tim SAR gabungan optimis bila cuaca mendukung dan evakuasi berjalan sesuai rencana, evakuasi korban bisa selesai hari ini. " Kita doakan saja, semoga korban bisa secepatnya dievakuasi," ujar Brotoseno. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Foto-foto `Bernyali` Mahasiswa yang Jatuh ke Kawah Merapi

Foto-foto `Bernyali` Mahasiswa yang Jatuh ke Kawah Merapi

 

Dream - Eri Yunanto, mahasiswa jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika, Universitas Atmajaya Yogyakarta jatuh terpeleset ke kawah Merapi pada Sabtu 16 Mei 2015.

Mahasiswa angkatan 2012 ini dilaporkan naik ke Merapi bersama lima orang lainnya sekitar pukul 11.00 WIB. Eri terjatuh usai berfoto di Puncak Garuda sebelum akhirnya tergelincir.

Foto terakhir dari pendaki lain pun beredar. Sebelum akhirnya terjatuh di kedalaman 300 meter dari bibir kawah.

Akun instagram Eri Yunanto @erriyunanto pun panen doa. Dari rekan-rekan kampus, sekolah, juga pendaki lain.

Dari foto-foto yang diunggah terlihat, Erri kerap berfoto di lokasi-lokasi ekstrem. Lokasi-lokasi yang membutuhkan keberanian dan nyali tinggi untuk mengambil gambar di titik itu. Seperti apa lokasi-lokasi itu? Berikut foto-fotonya: Foto-foto 'Bernyali' Erri Yunanto (Ism, Sumber: Instagram @erriyunanto) 

3 dari 5 halaman

Beredar Foto Mahasiswa Atma Jaya Sebelum Jatuh ke Kawah Merapi

Beredar Foto Mahasiswa Atma Jaya Sebelum Jatuh ke Kawah Merapi

Dream - Akun media sosial Instragram milik @bagusdeni sempat mengunggah foto Eri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang jatuh ke kawah Gunung Merapi pada Sabtu kemarin 16 Mei 2015.

Di foto itu Efi yang mengenakan topi hitam tengah duduk di atas batu di pinggir kawah Merapi, sebelum akhirnya jatuh ke dalam kawah.

" Tolong jangan memberitakan kabar yang belum jelas kabarnya, saya meminta tolong kepada semua, yang kita perlukan hanyalah berdoa agar mas Erri bisa cepat di temukan dengan keadaan yang masih selamat dan bisa kembali lagi dengan keluarga sekaligus rekan rekan Nya,"  tulis @bagusdeni dalam akun Instagramnya yang mengunggah foto tersebut Sabtu malam.

Ia juga meninta jangan membuat hoax dan berita yang tidak perlu dan tidak penting." Mohon pengertiannya dan mohon maaf apabila caption saya terlalu berlebihan, terimakasih banyak. Salam lestari."

Bagus yang kebetulan berada di lokasi kejadian yang dikenal dengan sebutan 'Puncak Tusuk Gigi' Gunung Merapi mengingatkan kepada para pecinta alam lainnya untuk selalu waspada ketika melakukan kegiatan pendakian.

Jasad Mahasiswa Atma Jaya Terangkat 50 Meter dari Kawah Merapi© instagram @bagusdeni

'Puncak Tusuk Gigi' memang terkenal sebagai lokasi ekstrem bagi kalangan pendaki karena puncak itu berada tepat di pinggir bibir kawah Merapi.

Proses evakuasi masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Faktor cuaca menjadi halangan bagi tim gabungan untuk mencapai lokasi jatuhnya Eri.

Eri Yunanto, mahasiswa jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika angkatan 2012, jatuh karena terpeleset ke kawah Merapi. Dia dilaporkan naik ke Merapi bersama lima orang lainnya sekitar pukul 11.00 WIB. (Ism) 

4 dari 5 halaman

Lahar, Anggota Tim SAR Pengangkat Jasad Eri dari Kawah Merapi

Lahar, Anggota Tim SAR Pengangkat Jasad Eri dari Kawah Merapi

 

Dream - Lahar dan Endro Sardi, dua anggota tim SAR Gabungan harus bertaruh nyawa saat mengevakuasi Eri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang jatuh ke kawah Gunung Merapi Sabtu 16 Mei 2015.

" Keduanya adalah tim SAR yang tergabung dari Barameru Selo (Boyolali). Mereka tahu betul kondisi di kawah. Bagaimana kondisi korban saat ditemukan," kata Komandan SAR, Brotoseno saat berbincang dengan Dream.co.id lewat saluran telepon, Senin 18 Mei 2015.

Lahar dan Endro sudah diminta keluar dari lubang kubah, karena evakuasi dihentikan sementara sejak pukul 18.00 WIB.

" Kondisi cuaca sudah sangat gelap. Rencananya jika cuaca dan kondisi memungkinkan akan dilanjutkan besok pagi pukul 6.00 WIB," imbuhnya.

Sedangkan tim yang posisinya di bibir puncak Merapi dari SAR DIY, yakni Tato, Muksin, Rahmad, Rido sudah mulai bergerak di titik aman pasar Bubrah.

Tubuh Eri ditemukan dalam kondisi tak bernyawa siang tadi sekitar pukul 13.37 WIB. Saat ini korban baru sampai di teras blank 50. Untuk sementara jasad 'digantung' dengan posisi aman.

Korban diketahui berada di sekitar 300 meter dari bibir kawah, sehingga evakuasi dilakukan dengan teknik vertical rescuer. (Ism)

5 dari 5 halaman

Evakuasi Jasad Eri dari Kawah Merapi Distop

Evakuasi Jasad Eri dari Kawah Merapi Distop

 

Dream - Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara proses pengangkatan jenazah Eri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta dari kawah Merapi.

" Melihat kondisi cuaca gelap sementara operasi saya minta dihentikan pukul 18.00 WIB," kata Komandan SAR DIY, Brotoseno dalam pesan pendek kepada Dream, Senin 18 Mei 2015.

Ia menjelaskan, korban baru sampai di teras blank 50. Untuk sementara jasad 'digantung' dengan posisi aman.

" Rencananya jika cuaca dan kondisi memungkinkan akan dilanjutkan besok pagi pukul 6.00 WIB. Kami minta doanya biar lancar dan tidak ada kendala," ujar Brotoseno.

Adapun dua anggota tim SAR gabungan yang turun ke kawah sudah diminta keluar dari lubang kubah. " Untuk tim yang posisi di bibir puncak Merapi sudah mulai bergerak di titik aman pasar Bubrah."

Tubuh Eri ditemukan dalam kondisi tak bernyawa siang tadi sekitar pukul 13.37 WIB.

Korban diketahui berada di sekitar 300 meter dari bibir kawah, sehingga evakuasi dilakukan dengan teknik vertical rescuer. Saat siang hari sekitar pukul 12 siang, suhu tertinggi di kawah bisa mencapai 450 derajat celcius. 

Eri Yunanto, mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta jurusan Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika angkatan 2012, jatuh karena terpeleset ke kawah Merapi. Dia dilaporkan naik ke Merapi bersama lima orang lainnya sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu 16 Mei. (Ism) 

Beri Komentar