Jessica Dicekal ke Luar Negeri

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 29 Januari 2016 20:31
Jessica Dicekal ke Luar Negeri
Selain dicegah keluar negeri, paspor milik Jessica akan diambil oleh pihak Imigrasi.

Dream - Paspor saksi pembunuhan Wayan Mirna Salihin, yang juga teman dekatnya yaitu, Jessica Kumala ditahan Direktorat Jenderal Imigrasi.

" Iya, Jessica Kumala Wongso telah dicegah sejak 26 Januari 2016. Itu berlaku sejak awal pencegahan hingga 20 hari ke depan," kata Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Heru Santoso melalui pesan Whatsapp, Jumat, 29 Januari 2016.

Ia menjelaskan, sesuai UU instansi terkait dalam hal ini Kepolisian bisa meminta Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah pergi seseorang ke luar negeri.

Selain dicegah keluar negeri, menurut dia paspor milik Jessica akan diambil oleh pihak Imigrasi.

" Itu merupakan wewenang kami untuk mengambil paspor sampai batas waktu yang tak ditentukan," ujar dia.

Meski begitu, Herru enggan menyebutkan secara detail apakah dalam pencekalan ini dalam kasus Jessica sebagai saksi atau sebagai tersangka.

" Itu bukan wewenang kami," ucap dia.

Pencegahan Jessica ke luar negeri merupakan permintaan Mabes Polri. Pencegahan itu berdasarkan surat no.R/541/I/2016/DATRO. (Ism) 

1 dari 5 halaman

Jessica Tampil di TV, Krishna Murti: Ada yang Bohong...

Jessica Tampil di TV, Krishna Murti: Ada yang Bohong... © Dream

Dream - Jessica Kumala teman Wayan Mirna Salihin kemarin malam muncul dalam acara bincang-bincang di salah satu televisi swasta nasional.

Dalam siaran televisi yang disiarkan secara langsung itu, Jessica yang didampingi pengacaranya Yudi Wibowo, membantah semua isu berkembang soal dugaan dia yang membunuh Mirna.

Dalam perbincangan, Jessica alias Sisca membantah berbagai dugaan mengenai keterlibatannya. Dia menjawab pertanyaan yang diajukan pembawa acara dengan tenang.

Saat berlangsungnya wawancara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengunggah status di akun Facebooknya. 

Dalam status Facebooknya Krishna menulis; " Ih ada yang bohong. Gue musti komen apa nih?"

Komentar status Facebook Krishna Murti ini pun langsung dibanjiri komentar dan jempol dari pengikutnya. Meski begitu dia buru-buru menuliskan komentar bernada meluruskan.

" Ih, kok komennya pada ke sana,"  tulis dia.

Mengenai Jessica yang tampil di televisi, Krishna tak ingin membantah apa yang diungkapkan di televisi. Kata Krishna, proses penyidikan masih berlangsung.

" Apapun bantahan yang diucapkan oleh yang live di studio (Jessica) silakan saja. Apapun keterangannya silakan," ucap Krishna.

" Kami tidak ingin mengiyakan atau menidakkan. Saat ini penyidikan masih berlangsung dan tak ada soal bantah bantahan," kata dia. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Jessica Depresi, Takut Keluar Rumah

Jessica Depresi, Takut Keluar Rumah © Dream

Dream - Pengacara Jessica Kumala, Yudi Wibowo mengaku kliennya tertekan. Ini lantaran pemberitaan media yang dinilai menyudutkan kliennya.

Yudi mengatakan kliennya bahkan takut untuk keluar dari rumahnya yang berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

" Ya mau keluar rumah saja nggak bisa karena dikerubutin wartawan," kata Yudi Wibowo, Rabu 27 Januari 2016.

Atas berbagai tekanan yang dialami kliennya tersebut, Yudi mengunjungi Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengadukan keresahannya itu.

Yudi mengatakan dalam pengaduannya, Jessica mengungkapkan kronologi kejadian seperti yang diberikan kepada pihak penyidik.

" Kami hanya ngobrol biasa. Ini Jessica depresi sekarang akibat tekanan-tekanan. Jadi cuma ngobrol gitu aja," ucap dia.

Lebih jauh, Yudi mengomentari informasi yang beredar jika seandainya Jessica ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, ketetapan tersangka seseorang harus disertai barang bukti yang jelas.

" Barang buktinya saja belum ada," ucap dia. (Ism) 

3 dari 5 halaman

Hubungan Antara Suami Mirna dan Jessica

Hubungan Antara Suami Mirna dan Jessica © Dream

Dream - Tak banyak yang tahu sosok suami Wayan Mirna Salihin, perempuan yang meninggal usai meminum es kopi Vietnam di kedai kopi Olivier, Grand Indonesia, Rabu 6 Januari 2016.

Dalam beberapa kesempatan muncul di publik, suami Mirna, Arief Soemarko terlihat tak banyak memberikan komentar.

Meski terlihat pendiam, menurut Darmawan Salihin, ayahanda Mirna, sosok Arief merupakan pribadi yang baik. Darmawan bahkan menilai menantunya itu lebih baik ketimbang dia.

" Arief itu sosok yang baik. Luar biasa. Malah, lebih baik dari saya," kata Darmawan usai mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kamis 28 Januari 2016.

Menurut Darmawan, perkenalan putrinya dengan Arief terjadi saat mereka sama-sama berkuliah di Australia. Meski tidak mengetahui secara pasti kapan mereka berpacaran Darmawan tahu jika perbedaan kota tinggal tidak memutus jalinan asmara mereka.

" Ya, Arief itu tinggal di Melbourne, sedangkan Mirna di Sidney," ucap pria berkacamata itu.

Menurut Darmawan, jalinan dua mahasiswa beda kota itu berlangsung selama 10 tahun. Arief dan Mirna baru menggelar prosesi pernikahan mereka pada Desember 2015 lalu.

" Mirna dan suaminya sudah pacaran 10 tahun. Baru akhir tahun ini menikah," ucap dia menjelaskan.

4 dari 5 halaman

Tersangka Pembunuh Mirna Deg-degan

Tersangka Pembunuh Mirna Deg-degan © Dream

Dream - Usai berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, penyidik Polda Metro Jaya segera membenahi berkas pidana yang disarankan.

Meski begitu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, enggan menjelaskan secara rinci perbaikan yang disarankan karena sedang dipantau calon tersangka.

" Calon tersangka itu lagi deg-degan. Dia sekarang lagi nonton dan pengen denger. Ini polisi lagi ngapain, jaksa ngapain. Saya tahu," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Selasa 26 Januari 2016.

Menurut Krishna substansi perubahan berkas pidana tidak bisa disampaikan secara utuh ke publik. Meski begitu, dia berjanji tetap memberi keterangan terbaru mengenai kasus Mirna.

" Karena keterbukaan publik, saya akan kasih beberapa," ujar dia.

Seperti yang diketahui sebelumnya, hasil koordinasi yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menemukan ada celah hukum dalam berkas yang diajukan polisi.

Tetapi, menurut Asisten Tindak Pidana Umum Mochammad Nasrun pada akhirnya kasus ini akan memunculkan tersangka yang ditetapkan.

" Memang semua sudah yakin, kami juga yakin nanti pada suatu saatnya pasti ada tersangkanya," kata Nasrun di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Kapan Tersangka dalam Kasus Mirna Ditetapkan?

Kapan Tersangka dalam Kasus Mirna Ditetapkan? © Dream

Dream - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta meyakini ada tersangka dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

Kepastian ini diungkapkan Asisten Tindak Pidana Umum Mochammad Nasrun usai mendengarkan paparan yang disampaikan Tim Penyidik Polda Metro Jaya.

Menurut Nasrun, paparan dan koordinasi yang disampaikan tim penyidik secara gamblang menjelaskan kasus itu. Oleh sebab itulah dia meyakini dalam kasus ini akan ada tersangka yang ditetapkan.

" Memang semua sudah yakin, kita (Polisi dan Kejati) juga yakin nanti pada suatu saat pasti ada tersangka," kata Nasrun di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016.

Dalam paparan yang disampaikan tim penyidik, JPU masih menemukan celah hukum dalam penetapan tersangka kasus tewasnya Mirna. Atas temuan itu, JPU meminta kepolisian kembali melengkapi berkas perkara.

" Tadi kami secara gamblang disajikan paparan dari A-Z. Dari yang sudah disajikan, kami berkesimpulan ada beberapa hal yang harus dilengkapi," kata dia.

Meski begitu, Nasrun enggan menjelaskan secara rinci kekurangan yang mereka temukan. Menurut dia, materi keterangan yang kurang dalam berkas perkara itu tidak bisa disampaikan ke publik untuk saat ini.

" Mungkin berkaitan dengan materi. Janganlah itu," ujar dia menolak menjelaskan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Krishna Murti mengungkapkan, akan melengkapi kekurangan berkas perkara dalam satu hingga dua hari kedepan. Dalam melengkapi berkas perkara itu, Krishna rencananya akan memanggil dua hingga tiga saksi ahli.

Meski begitu, Krishna tidak dapat memastikan jika dalam dua hari ke depan nama tersangka akan ditetapkan.

" Memangnya, kamu yang jadi penyidik ?" kata dia sambil meninggalkan wartawan.

Beri Komentar