Presiden Joko Widodo (Foto: Liputan6.com)
Dream - Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas membahas peta jalan pendidikan tahun 2020-2035. Dia meminta jajarannya untuk menjadikan pendidikan di Australia, Finlandia, Jerman, hingga Korea Selatan sebagai benchmarking atau tolok ukur pendidikan Indonesia.
Menurut dia, sejumlah negara sudah berhasil mengadaptasi sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan perubahan di masa depan.
" Saya minta dilakukan benchmarking pada negara-negara yang telah berhasil melakukan adaptasi sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan perubahan di masa depan," kata Jokowi.
" Misalnya, Australia untuk pendidikan anak usia dini, Finlandia pendidikan dasar dan menengah, di Jerman untuk pendidikan vokasi, di Korea untuk perguruan tinggi," sambungnya.
Menurut Jokowi, dunia kerja akan berbeda dalam beberapa tahun ke depan. Untuk itu, banyak negara yang mulai mengadaptasi sistem pendidikan baru dari tingkatan prasekolah, dasar, menengah, vokasi, hingga perguruan tinggi.
" Pembentukan SDM (sumber daya manusia) yang unggul di masa depan tidak bisa lagi berdasarkan ilmu yang dibentuk berdasarkan tren masa lalu, tapi tren masa depan," jelas Jokowi.
Jokowi menjelaskan, bahwa sistem pendidikan di empat negara tersebut sudah melakukan perubahan. Mulai dari disrupsi teknologi yang berdampak pada penerapan otomatisasi, artificial intelligence (AI), big data, dan Internet of Things (IoT).
Jokowi juga mengatakan Indonesia perlu mengantisipasi perubahan demografi, sosial ekonomi dari populasi, dan perubahan pasar tenaga kerja yang lebih fleksibel. Kemudian, perubahan lingkungan serta struktural yang sangat cepat akibat pandemi virus corona.
" Misalnya pembelajaran jarak jaruh, percepatan digitalisasi dan maupun less contact economy," ucapnya.
Jokowi ingin agar SDM unggul yang dibangun memiliki karakter nilai-nilai Pancasila. Untuk itu, dia menekankan bahwa pendidilan karakter diutamakan dalam pembangunan mental dan karakter bangsa.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Advertisement

Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Tapi Diam-Diam Bisa Mengurangi Kualitas Tidur

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?

7 Barang di Dapur yang Sering Dipakai tapi Diam-Diam Bisa Berdampak pada Kesehatan

Lutut Sering Berbunyi Krek-Krek? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

10 Kesalahpahaman tentang Dinosaurus yang Selama Ini Dianggap Benar