Curiga Mobil Ambulans Ringsek Diangkut Truk, Ternyata Kabinnya Isi Rokok Ilegal

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 30 Juli 2021 11:01
Curiga Mobil Ambulans Ringsek Diangkut Truk, Ternyata Kabinnya Isi Rokok Ilegal
tim Gabungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal mengamankan sebuah mobil ambulans ringsek diangkut di dalam sebuah truk berisi rokok ilegal.

Dream - Aksi penyelundupan memang takkan berakhir meski Indonesia tengah berhadapan dengan pandemi Covid-19. Semakin membuat hati miris ketika pelaku kejahatan menggunakan modus kemanusiaan untuk melancarkan perbuatan melawan hukumnya.

Perbuatan inilah yang berhasil digagalkan saat para petugas Bea Cukai mengamankan sebuah truk yag mengangkut rokok ilegal di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pelaku mencoba mengelabui petuga dengan memanfaatkan mobil ambulans rusak yang diangkut di dalam bak truk tersebut.

Dilansir dari kwbcjatengdiy.beacukai.go.id, tim Gabungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal awalnya menemukan sebuah mobil ambulans ringsek yang diangkut di dalam sebuah truk. Namun tim menemukan kejanggalan pada mobil tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan diketahui mobil tersebut membawa ratusan ribu batang rokok ilegal yang tak mengantongi pita cukai.

1 dari 3 halaman

Ambulans yang Diangkut Korban Kecelakaan

Mobil ambulans berjenis Toyota Innova tersebut dalam keadaan ringsek karena mengalami kecelakaan di Sampang, Madura pada Rabu 21 Juli 2021. Ambulans yang membawa jenazah dari Jakarta itu diduga mengalami pecah ban sebelum kecelakaan. Ambulans selanjutnya diangkut menggunakan truk berjenis Isuzu NKR71 HD.

Informasi adanya pengangkutan truk yang mengangkut rokok ilegal ini pertama kali diperoleh tim Bea Cukai dari masyarakat. Laporan menyebutkan truk tersebut akan melintas wilayah Jawa Tengah. 

" Kami bentuk 2 tim langsung. Tim dari Kanwil Bea Cukai Jateng DIY bertugas melakukan pemantauan di ruas Jalan Tol Semarang-Pemalang, sementara tim Bea Cukai Tegal di ruas Tol Pemalang-Brebes," ungkap Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho.

Pada Sabtu, 24 Juli 2021 pukul 13.15 WIB, tim gabungan menemukan truk yang dicurigai lalu melakukan pengejaran serta pembuntutan yang berlangsung di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal Jawa Tengah. Aksi kejar-kejaran itu akhirnya berhasil menghentikan truk tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Petugas Hampir Dikelabui

Saat truk berhasil dihentikan, petugas sempat ragu karena bak di dalam truk ternyata hanya mengangkut mobil ambulance. Namun dari hasil pemeriksaan, kabin di dalam mobil tersebut ternyata mengangkut rokok tanpa pita cukai.

" Pelaku sengaja mengelabuhi petugas dengan mengangkut rokok polos tersebut bersama muatan ambulance. Mereka mungkin berharap dengan cara tersebut saat PPKM akan aman dari petugas" imbuh arif.

Barang hasil penindakan beserta sopir kemudian dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait bagaimana ambulans untuk menyangkut pasien itu sampai diangkut menggunakan truk dan kabinnya berisi rokok illegal, Arif menyatakan pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan dari sopir tersebut.

3 dari 3 halaman

Negara Dirugikan Rp150 Juta

Dari hasil pemeriksaan diketahui sopir berinisial RS mengangkut 14 karton rokok polos dengan jumlah 224 ribu batang. Rokok berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek dengan nilai barang mencapai Rp228,5 juta.

Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp 150,1 juta yang terdiri atas Cukai, PPN HT dan Pajak Rokok.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku peredaran rokok ilegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Pelaku terancam pidana penjara maksimal lima tahun dan/atau denda paling besar 10 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar.(Sah)

Beri Komentar