Foto: Odditycentral.com
Dream - Gas kimia berbahaya, sulfur trioksida, bocor dari sebuah pabrik titanium di Armyansk, Crimea. Sehingga memaksa ribuan orang mengungsi.
Bermula pada 23 hingga 24 Agustus 2018. Sebuah substansi yang tidak diketahui menyembur ke atmosfer dari pabrik titanium.
Laporan membanjiri pihak berwenang. Menurut warga, banyak barang-barang, seperti peralatan rumah tangga, yang tiba-tiba terbalut dengan plak berwarna hijau setelah kejadian tersebut.
Tetapi otoritas setempat mengabaikan laporan itu selama beberapa hari. Mereka menyebut bahwa tak ada masalah lingkungan di Armyansk. Mereka mengira semua baik-baik saja.
" Semuanya terkendali, polusi atmosfer berada pada tingkat yang diizinkan. Tidak ada bahaya kesehatan" Ujar orang pemerintahan, dikutip oleh odditycentral.com.
Namun, semakin hari keadaan bertambah tak terkendali. Puncaknya pada tanggal 4 September, seluruh spesies burung serentak meninggalkan kota itu.
Pihak berwenang tak punya pilihan lain selain mengakui bahwa ada masalah dan mulai mengevakuasi orang.
Pada 4 hingga 5 September lalu, sekitar 3.000 orang, termasuk anak-anak, diungsikan. Seribu lainnya juga dipindahkan pada hari berikutnya.
Sejauh ini 37 orang penjaga perbatasan telah mengeluhkan gangguan kesehatan sejak kebocoran gas terjadi. Mereka kini harus dirawat secara intensif.
Laporan: Erisa Riyana
Advertisement