Keras! Putin Tantang Negara Barat Kalahkan Rusia di Medan Perang: Operasi di Ukraina Belum Sungguhan

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 8 Juli 2022 14:00
Keras! Putin Tantang Negara Barat Kalahkan Rusia di Medan Perang: Operasi di Ukraina Belum Sungguhan
Putin mempersilahkan negara barat untuk mengalahkan Rusia. Terlebih ia menilai negara barat sudah sering berkoar-koar ingin mengalahkan negaranya.

Dream - Presiden Rusia Vladimir Putin menantang negara Barat untuk mengalahkan negaranya di medan perang. Tak main-main, ia juga memberi ancaman terkait perang dengan Ukraina.

Putin memberi peringatan serangan Rusia yang berlangsung di Ukraina saat ini masih permulaan. Dalam pernyataannya pada Kamis, 7 Juli 2022, Putin mempersilakan negara Barat untuk mengalahkan Rusia. Terlebih ia menilai negara Barat sudah sering berkoar-koar ingin mengalahkan negaranya.

" Hari ini kita dengar bahwa mereka ingin mengalahkan kita di medan pertempuran. Kita bisa bilang apa, biarkan mereka," kata Putin dikutip dari Timesnow.

Dia juga menuduh Barat melancarkan " perang" di Ukraina. Putin menyatakan bahwa intervensi Moskow di Ukraina menandai pergeseran ke " dunia multi-kutub." “ Proses ini tidak bisa dihentikan," ujarnya.

1 dari 4 halaman

Dia juga memperingatkan Ukraina dan sekutu-sekutu Baratnya bahwa Moskow bahkan belum memulai kampanye militernya di Ukraina " dengan sungguh-sungguh."

" Semua orang harus tahu bahwa kita belum memulai dengan sungguh-sungguh," ujar Putin.

Meski begitu, Putin mengatakan bahwa dirinya tidak menolak untuk mengadakan perundingan damai. Namun, sambungnya, upaya perdamaian akan semakin kecil ketika perang berlangsung lebih lama.

" Pada saat yang sama kami tidak menolak untuk mengadakan negosiasi damai, tetapi mereka yang menolak harus tahu bahwa akan lebih sulit untuk mencapai kesepakatan dengan kami di tahap selanjutnya," kata Putin.

Sebelumnya, pasukan Rusia dilaporkan menghancurkan gudang amunisi di dekat Kota Artemovsk, Provinsi Donetsk, Ukraina timur. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sekitar 350 tentara Ukraina dan 20 kendaraan tempur lapis baja terkena serangan itu.

Pertempuran meningkat di bagian timur Ukraina setelah pasukan Rusia gagal merebut wilayah Kyiv dan Kharkiv. Awal pekan ini, Rusia mengklaim telah merebut seluruh wilayah Luhansk, salah satu dari dua republik separatis Ukraina di Donbas.

 

2 dari 4 halaman

Makjleb! Sindiran Menohok Vladimir Putin Saat Fotonya Diejek PM Inggris dan Kanada

Dream - Nyali Presiden Rusia Vladimir Putin tak pernah menciut meski diancam negara-negara besar dunia karena keputusannya menginvasi Ukraini. Hal ini kembali ditunjukan saat Putin membalas ejekan dari beberapa pemimpin negara G7.

Aksi balas Putin ini dibuat ketika Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dan PM Kanada Justin Trudeau mengejek Putin saat keduanya hadir di pertemuan G7 di Jerman.

Penguasa Istana Kremilin Rusia itu menjadi bahan ejekan terkait pose fotonya saat bertelanjang dada ketika menjalani hobi berburu dan mengendarai kuda.

Ejekan dari dua pemimpin negara industri dunia itu bermula saat Jhonson menegaskan, 'Kita harus menunjukan lebih tangguh dari Putin' sambil melepas jaketnya.

3 dari 4 halaman

Foto Putin Tanpa Pakaian Jadi Bahan Ejekan

Pernyataan itu ditimpali Macron dengan sindiran bahwa mereka harus pergi berburu dengan menunggangi kuda sambil bertelanjang dada yang ditimpali Boris, " tunjukan otot-otot kami."

Rupanya ejekan tersebut sampai ke telingan Putin yang tak kalah pedas dan menohok dalam membalasnya. Putin mengaku tak ingin melihat pemandangan menjijikan melihat kedua pemimpin negara itu tampil tanpa pakaian.

" Saya tak tahu persis seberapa jauh mereka ingin menanggalkan pakaian, di atas atau di bawah pinggang. Tapi saya pikir, bagaimanapun, itu akan menjadi pemandangan yang menjijkan.

4 dari 4 halaman

Sindiri Pemimpin Barat Kebanyakan Minum Alkohol

Menurut Putin, para pemimpin negara Barat selama ini terlalu banyak minul alkohol dan tak cukup berolahraga.

" Seseorang harus memiliki tubuh dan jiwa yang berkembang dengan harmonis," kata Putin kepada media saat pertemuan puncak di Tajikistan.

Mengaku mengenal secara pribadi kedua pemimpin negara tersebut, Putin mengakui jika hubungan negara barat dengan Rusia saat ini bukan periode terbaik.

Namun sebagai seorang pemimpin, para kepala negara di negara barat itu bsa mencapai kesuksesan sepanjang hal tersebut mau dilaksanakannya. " Mereka harus bekerja pada diri mereka sendiri."

Beri Komentar