Ketahui Apa Jenis Camilan Terbaik Sebelum Berolahraga

Reporter : Abidah
Jumat, 28 Agustus 2026 10:00
Ketahui Apa Jenis Camilan Terbaik Sebelum Berolahraga
Camilan terbaik sebelum berolahraga sebenarnya bergantung pada beberapa faktor: preferensi pribadi, durasi dan intensitas latihan, asupan makanan harian, serta program latihan yang sedang dijalani.

DREAM.CO.ID - Sebelum berangkat ke gym atau lari pagi, banyak orang bingung: sebaiknya makan sesuatu dulu atau langsung berolahraga dengan perut kosong? Kalau memang perlu ngemil dulu, camilan seperti apa yang paling tepat? Dilansir dari Verywell Health, jawabannya ternyata cukup sederhana: camilan terbaik sebelum berolahraga adalah yang mengandung karbohidrat mudah dicerna, rendah serat, dan rendah lemak.

Camilan terbaik sebelum berolahraga sebenarnya bergantung pada beberapa faktor: preferensi pribadi, durasi dan intensitas latihan, asupan makanan harian, serta program latihan yang sedang dijalani.

Buah menjadi pilihan camilan yang sangat baik sebelum berolahraga karena mudah didapat, terjangkau, dan kaya karbohidrat untuk membantu menyuplai energi selama latihan. Secara khusus, pisang menjadi camilan terbaik sebelum olahraga karena memberi dosis karbohidrat yang mudah dicerna, praktis, mudah diakses, dan terjangkau.

Satu buah pisang mengandung sekitar 26 gram karbohidrat, yang menyuplai energi untuk latihan. Dengan kandungan serat minimal dan tanpa lemak, pisang mudah dicerna, sehingga kecil kemungkinannya membuat tubuh terasa lesu atau tidak nyaman selama berolahraga.

Selain itu, memilih makanan rendah lemak dan rendah serat dengan kandungan protein rendah hingga sedang adalah pilihan terbaik sebelum berolahraga, karena lebih kecil kemungkinannya menyebabkan masalah pencernaan atau memperlambat pengosongan lambung.

1 dari 2 halaman

Apa yang Membuat Sebuah Camilan Pra-Olahraga Itu Baik?

Camilan pra-olahraga yang baik memprioritaskan karbohidrat rendah serat yang mudah dicerna. Mengonsumsi karbohidrat sebelum berolahraga bisa membantu: menjaga kadar gula darah dan menunda kelelahan selama olahraga berdurasi panjang; mempertahankan intensitas latihan selama sesi olahraga yang berulang atau berat; meningkatkan kemampuan berolahraga selama latihan ketahanan, khususnya lari dan bersepeda; serta berpotensi mengurangi penanda kerusakan otot akibat olahraga.

Tidak ada takaran karbohidrat baku yang berlaku universal untuk dikonsumsi sebelum berolahraga. Sebaliknya, intensitas dan durasi latihan, tujuan latihan, serta frekuensi berolahraga memengaruhi ukuran dan komposisi makronutrien spesifik dari camilan pra-olahraga yang dikonsumsi.

2 dari 2 halaman

Kapan Sebaiknya Makan Camilan Pra-Olahraga?

Secara umum, usahakan mengonsumsi camilan pra-olahraga 15 hingga 60 menit sebelum mulai berolahraga. Meski begitu, ini bergantung pada waktu makan terakhir, toleransi pencernaan, dan jenis olahraga yang akan dilakukan.

Saat menentukan waktu camilan pra-olahraga, pertimbangkan hal berikut: camilan kecil bertakaran karbohidrat tinggi dalam 15 menit sebelum olahraga, tergantung toleransi pencernaan masing-masing; atau camilan lebih besar kaya karbohidrat 30 hingga 60 menit sebelum berolahraga jika waktu makan terakhir sudah cukup lama berlalu dan durasi olahraga akan cukup panjang.

Camilan paling berguna sebelum sesi olahraga yang panjang dan intens, terutama jika sudah beberapa jam sejak waktu makan terakhir. Sebaliknya, camilan mungkin kurang diperlukan sebelum olahraga singkat atau ringan, terutama jika asupan makanan sepanjang hari sudah cukup.

Yang penting diperhatikan, semakin dekat waktu makan camilan dengan waktu berolahraga, semakin kecil porsi dan semakin rendah kandungan lemak serta seratnya, guna meminimalkan ketidaknyamanan pencernaan.

Selain pisang, beberapa pilihan camilan lain yang bisa dicoba sebelum berolahraga antara lain: kurma, saus apel dalam kemasan pouch, roti dengan selai buah, setengah bagel polos, apel atau jeruk berukuran kecil, serta segenggam biskuit kerupuk.

Beri Komentar