Ilustrasi (Foto: Shuttestock)
Dream - Seorang ibu rumah tangga bernama berinisial AD ditangkap polisi di Kompleks AKRI atau Polri, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan terkait ujaran kebencian di akun Facebook. Diduga, AD ikut bergabung dalam jaringan penyebar berita hoax Saracen.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan penyidik Siber Bareskrim Polri menemukan aliran dana dari AD ke kelompok Saracen. AD diduga telah mentransfer dana sebesar Rp75 juta.
" Info yang bersangkutan transfer uang senilai Rp75 juta ke NS, NS adalah anggota inti Saracen. NS bayar ke D dalam mutasi disebut untuk bayar Saracen, kemudian D transfer ke R bendahara Saracen," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin 11 September 2017.
Meski demikian, Setyo belum dapat menjelaskan uang Rp75 juta itu digunakan untuk apa.
" Untuk proyek itu, ini masih didalami, Saracen ini untuk apa, karena dia sendiri posting SARA di Facebook. Di akun dia sendiri dan ada kerja sama dengan Saracen itu," ucap dia.
Advertisement



OPPO Reno15 Hadir sebagai Ikon Hangout Baru, Kamera Makin Canggih dan Performa Makin Gaming!

Modinity Fashion Parade 2026 at Borobudur: Tonggak Penting Fashion Asia Tenggara

Modinity Fashion Parade 2026 at Borobudur: Tonggak Penting Fashion Asia Tenggara

OPPO Reno15 Hadir sebagai Ikon Hangout Baru, Kamera Makin Canggih dan Performa Makin Gaming!
