Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Istri PM Israel Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu (reuters.com)
Dream - Jaksa Agung Israel tengah mempertimbangkan untuk menuntut istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu. Sara dicurigai telah menggunakan uang negara sebanyak US$100 ribu, setara Rp1,3 miliar,untuk layanan katering dan makanan pribadi.
Menurut aman Reuters, Kementerian Kehakiman menyebut Jaksa Agung mempertimbangkan untuk menuntut Sara atas pelanggaran pengiriman barang palsu, penipuan, dan pengingkaran kepercayaan.
Unggahan pada akun Facebook Benjamin yang dipublikasikan pada Kamis, menyebut tuntutan itu, "Tidak rasional dan akan terbukti tidak berdasar." Unggahan itu ditayangkan sebagai tanggapan atas pemberitaan media setempat terkait pengumuman yang dibuat Jaksa Agung Avichai Mandelblit.
Tidak diketahui apa dampak yang ditimbulkan oleh pengumuman Jumat itu kepada Benjamin. Sang PM kini tengah diinvestigasi terjadi dua kasus korupsi.
Satu dari dua kasus itu, yang diketahui dengan Case 1000, terkait dugaan suap penerimaan hadiah oleh keluarga Benjamin dari para karyawan. Sementara kasus lainnya dikenal dengan Case 2000, menangani dugaan suap yang dilakukan Benjamin agar diberitakan lebih positif oleh media setempat.
Benjamin, yang telah menjabat sebagai PM selama 11 tahun dalam empat periode, telah membantah kabar tersebut.
Dalam kasus yang disebut 'skandal pemesanan makanan' oleh Kementerian Kehakiman, Sara disebut dibantu oleh seorang ajudan untuk merekayasa pesanan katering pada 2010-2013. Pesanan itu disebut harus dilakukan dengan dalih tidak adanya koki yang bekerja di kediaman PM.
Hal ini dilakukan, menurut pernyataan tersebut, agar pembayaran katering dapat ditutupi menggunakan anggaran negara.
"Dengan cara ini, ratusan makanan dari sejumlah restoran dan koki senilai 359 ribu shekel (setara Rp1,3 miliar) diterima melalui kecurangan terhadap negara tersebut," demikian pernyataan Kementerian Kehakiman.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
