Kisah Jenderal AH Nasution Berani Tinggalkan Presiden Soekarno

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 30 September 2021 12:00
Kisah Jenderal AH Nasution Berani Tinggalkan Presiden Soekarno
Ternyata ada kisah unik yang tersembunyi tentang Pak Nas dan Pak Karno.

Dream - Peristiwa 30 September 1965 merupakan kejadian kelam yang terjadi pada bangsa Indonesia. Sejumlah perwira tinggi militer dan satu perwira muda menjadi sasaran pembunuhan kejam.

Salah satu di antara jenderal yang diburu kala itu adalah Jenderal Besar Abdul Haris Nasution atau lebih dikenal dengan AH Nasution. Dia berhasil selamat dari upaya penculikan tersebut.

Sosoknya yang tegas, ternyata menyimpan banyak sisi yang membuat banyak orang kagum. Salah satunya, dikenal sebagai sosok yang taat agama.

1 dari 3 halaman

Sososk Sederhana

Melansir dari laman NU, sosok Jenderal yang akrab disapa Pak Nas ini memilih cara hidup berbeda dengan perwira tinggi lainnya. Meski berpangkat tinggi, ia memilih jalan kesederhanaan dan taat beragama.

Jenderal Nasution selalu mengupayakan beribadah terlebih dahulu. Apapun urusannya, ia bakal memilih untuk hengkang sejenak untuk menunaikan ibadah. Bahkan, beredar di kalangan prajurit, sosoknya pernah menunaikan sholat di atas kapal yang tengah berlayar sekalipun.

" Bahkan, ada anekdot yang beredar di kalangan prajurit TNI bahwa Nasution pernah melaksanakan sholat di atas kapal perang dengan menghadap ke beberapa arah karena mengikuti arah kapal berlayar," ungkap Saleh As'ad Jamhari, sejarawan Tentara Nasional Indonesia. 

 

 

2 dari 3 halaman

Sempat Tinggalkan Presiden Soekarno

Berpikir Jabatan dan Pangkat bukan segalanya, ternyata ada kisah unik yang tersembunyi antara AH Nasution dan Presiden Soekarno.

Suatu ketika, ia pernah berada di suatu tempat untuk mengikuti rapat bersama Presiden Soekarno. Meski dihadiri Panglima Tertinggi Angkatan RI, tetap saja Jenderal Nasution lebih memilih untuk mengutamakan ibadah.

Saat tiba waktu sholat, maka Jenderal Nasution bakal selalu meminta izin undur diri sejenak dari forum untuk beribadah.

Kedisiplinan Jenderal Nasution untuk beribadah ini menginspirasi kalangan prajurit. Di tangannya, kala itu Jenderal Nasution berhasil membangun mushola di Markas Besar Angkatan Darat (MBAD) dan di Hankam.

3 dari 3 halaman

Dihormati Petinggi Negara Lain

Dilansir Merdeka.com, Selasa 30 September 2021, sosok Pak Nas diketahui juga dihormati para pejabat serta petinggi militer dari luar negeri, seperti dari China, Australia, hingga Uni Soviet. Negara terkenal itu memiliki cerita unik dengan Jenderal kelahiran Sumatera Utara ini.

Menurut informasi yang beredar, pernah satuan militer China harus menyelaraskan waktu ibadah sholat dengan rangkaian kegiatan kenegaraan Jenderal Nasution saat berkunjung.

Seorang kolonel Australia seketika mempersilakan Jenderal Nasution untuk mendirikan sholat. Hal itu dilakukan meski di tengah diskusi dengan PM Australia di Canberra.

Begitu pula Uni Soviet sekalipun. Jenderal Nasution yang mengadakan pertemuan di Moskow menunda sejenak lantaran harus segera menunaikan sholat Jumat. Bahkan, seorang perwira di Moskow turut mengikuti langkahnya hingga salat tanpa mengetahui apa yang tengah dibaca sang jenderal kala itu.

Beri Komentar