Makna Surga di Telapak Kaki Ibu

Reporter : Ayik
Rabu, 22 April 2015 08:02
Makna Surga di Telapak Kaki Ibu
Para ibu merupakan orang mukmin. Kelak, di surga berada ditempat tertinggi bersama dengan Nabi Muhammad SAW dan setiap makhluk berada di bawah derajat tersebut.

Dream - Surga itu dibawah telapak kaki ibu” adalah kata kiasan betapa kita wajib mentaati dan berbakti pada ibu, mendahulukan kepentingan beliau mengalahkan kepentingan pribadi hingga diibaratkan letak diri kita bagaikan debu yang ada dibawah telapak kakinya bila kita ingin meraih Surga.

Surga Al-Aamiri berkata “ Maksudnya ukuran dalam berbakti dan khidmah pada para ibu bagaikan debu yang berada di bawah telapak kaiki mereka, mendahulukan kepentingan mereka atas kepentingan sendiri dan memilih berbakti pada mereka ketimbang berbakti pada setiap hamba-hamba Allah lainnya karena merekalah yang rela menanggung beban penderitaan kala mengandung, menyusui serta mendidik anak-anak mereka”.

Sebagian Ulama Tashawwuf menyatakan " Hadits ini memiliki arti secara dhahir, bathin, hak dan hakikat karena baginda nabi Muhammad SAW mampu menguasai segala kesempurnaan bahasa. Maka arti “ Surga itu dibawah telapak kaki ibu” arti dhahir-nya adalah para ibu keridhaannya yang mampu menghantarkan kedalam surga harus diraih dengan bereprilaku rendah diri, patuh bagaikan meletakkan diri kita di bawah telapak kakinya.

Arti hakikatnya bahwa para ibu merupakan orang mukmin kelak di surga berada di tempat tertinggi bersama dengan Nabi Muhammad SAW dan setiap makhluk berada di bawah derajat tersebut, maka puncak derajat para makhluk disurga berada kedudukannya berada dibawah telapak kaki para ibu, dengan demikian semua derajat yang terdapat didalam surga yang kelak dihuni orang-orang mukmin kesemuanya berada di bawah telapak kaki para ibu sebab keluhuran derajat mereka dialam surga. [ Faidh al-Qadiir III/477 ].

Penasaran dengan penjelasannya Baca di sini 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini! 

Baca Juga: Baca di sini Umat Islam Jaminan Surga? Wanita Karir Dalam Pandangan Islam Cerita RA Kartini Minta Alquran Diterjemahkan Ini Pandangan Islam tentang Menikahi Wanita Hamil

Beri Komentar