Tulisan Jawi (Astro Awani)
Dream - Malaysia menetapkan Jumat sebagai Hari Jawi. Keputusan ini diambil untuk menguatkan tradisi dan budaya yang telah membentuk Malaysia.
Jawi merupakan tulisan menggunakan huruf Arab namun berbahasa lokal Melayu. Tulisan ini akrab digunakan di lingkungan pendidikan Islam negara serumpun meliputi Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Brunei Darussalam.
Menteri Urusan Agama pada Departemen Perdana Menteri Malaysia, Zulkifli Mohamad Al Bakri, menyatakan keputusan ini diambil dalam rapat kabunet pada 8 Juli. Seluruh menteri mendukung keputusan tersebut.
" Pemerintah punya perhatian serius terhadap pelestarian tulisan Jawi. Saya mendesak semua kementerian, departemen, badan federal dan negara bagian, organisasi non-pemerintah, serta warga Malaysia untuk bekerja sama dalam melestarikan warisan nasional ini," ujar Zulkifli, dikutip dari World of Buzz.
Dia menambahkan keputusan tersebut resmi berlaku mulai Jumat, 10 Juli 2020. Seluruh dokumen dari Departemen Urusan Agama Malaysia ke depan akan menggunakan tulisan Jawi.
Zulkifli juga mengatakan penggunaan tulisan Jawi akan diperluas pada penyebaran informasi melalui media sosial resmi departemen tersebut.
Selain itu, dia juga menegaskan penggunaan tulisan Jawi diakui dalam Konstitusi Federal. Tepatnya pada Pasal 9 Undang-undang Bahasa Nasional 1963/67.
Undang-undang tersebut menyatakan aksara Romawi atau dikenal juga dengan huruf alfabet boleh digunakan untuk penulisan bahasa nasional. UU itu juga tidak melarang penggunaan aksara Jawi.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak