Gus Mus (berbaju Putih) Saat Menyampaikan Pidato Di Arena Muktamar NU (dream.co.id)
Dream - Muktamar Nahdatul Ulama (NU) ke-33 yang baru selesai, Kamis, 6 Agustus 2015 dini hari harus melalui dinamika yang luar biasa. Muktamar kali ini menyisakan banyak pertanyaan baik dari para nahdliyin, media, hingga masyarakat luas.
Salah satu pertanyaan paling mengganjal adalah mengapa KH Musthofa Bisri tidak bersedia menjadi Rais Aam? Padahal, sebagain besar Nahdliyin menerima Gus Mus sebagai pemimpin mereka.
Kini, teta-teki tersebut sedikit terjawab melalui tulisan salah seorang Utusan Pengurus Cabang Istimewa NU Australia - New Zealand, Nadirsyah Hosen.
Nadirsyah yang sempat dikunjungi oleh Gus Mus, panggilan akrab KH Musthofa Bisri, berbincang banyak hal. Nadirsyah kemudian menanyakan mengapa Gus Mus tidak bersedia menjadi rais aam. Dia pun sempat merayu Gus Mus agar bersedia menjadi pemimpin tertinggi di tubuh NU itu.
Lantas apa jawaban Gus Mus? Untuk mengetahui selengkapnya klik di sini.
Advertisement

Mengapa Ada Banyak Jenis Colokan Listrik di Dunia? Ini Alasan di Baliknya

Dari Air Hingga Udara, Ini Hal Kecil Yang Bikin Rumah Terasa Lebih Nyaman

Naura Ayu Kaget, Lagu tentang Masa SMA Masuk Nominasi AMI Awards 2026

7 Tanda Anda Punya Bos Toxic yang Bisa Mengganggu Karier dan Kesehatan Mental


Mengenal Reverse Vending Machine, Inovasi Daur Ulang Botol Plastik

Sering Makan Manis Setiap Hari? Ini yang Terjadi pada Hati Tanpa Disadari