Foto Ilustrasi (www.metiherawati.com/)
Dream - Mata yang bulat dengan bulu mata lentik, rambut hitam lebat, hidung bangir, bibir tipis, dan kulit sawo matang. Anak manis, begitulah kesan pertama ketika bertemu dengannya di tempat penampungan (shelter) TKI bermasalah di Malaysia. Anak berusia 10 bulan itu merangkak kesana-kemari dengan riang seolah tak ada beban sama sekali.
Anak itu mencari tempat bernaung kepada siapa saja yang dia lihat memberikan perhatian. Tidak pernah terdengar tangisan, mau dipegang dengan siapa saja. Saat mengantuk, segera dicarinya kain panjang untuk bergayut.
Dipeluk erat kain itu, kemudian dikulum jempol tangannya hingga terlelap tidur. Wajar bila dia merasa kehilangan dan kesepian karena jauh dari orang tuanya.
Anak yang tidak diketahui siapa namanya itu datang ke penampungan bersama ibunya yang diantar polisi Diraja Malaysia. Namun sayang, sang ibu mengalami gangguan kejiwaan sehingga harus diantar ke rumah sakit. Ayahnya berdasarkan keterangan polisi entah berada di mana, hal tersebut yang diduga menyebabkan tekanan batin ibu dari anak ini.
Kegetiran hidup bocah ini belum berakhir. Ibu kandung yang begitu mencintainya tak kuasa menanggung beban hidup yang menghimpitnya hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit. Bocah itu jadi yatim piatu dalam usia dini. Namun bocah malang yang belum mengerti apa-apa ini tetap dalam keriangan, tak tahu kalau separuh jiwanya sudah melayang.
Tatapan mata yang sejuk, tetap tegar menatap masa depan. Merasakan masih banyak cinta dari orang-orang di sekitarnya yang bernasib serupa dengannya. Karena sejak anak itu datang ke penampungan tak tahu siapa nama anak itu, maka orang-orang yang berada di sekelilingnya sepakat memberi nama Cinta untuk anak manis ini. Suatu harapan tersemat pada nama tersebut, agar senantiasa banyak orang yang mencintainya.
Setelah kepergian ibunya, anak manis yang malang itu diterbangkan ke tanah air. Dirawat di panti asuhan milik pemerintah selama keberadaan keluarga dari orang tua Cinta belum ditemukan. Usaha yang tak mudah, tapi akhirnya membuahkan hasil. Keluarga Cinta ditemukan, mereka pun langsung menjemput Cinta dan merawatnya. Kini Cinta bisa hidup bahagia di tengah keluarga ibunya.
Lihat cerita lengkap dari Meti Herawati, klik di sini (Ism)
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id,
dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin
dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)