Keluarga Penumpang Malaysia Airlines MH17 (Reuters)
Dream - Nahas benar nasib Yuli Hastini dan keluarganya. Sebagai manusia ia memang hanya bisa berencana, namun Tuhan berkehendak lain. Yuli bersama Johny Paulissen, suaminya, serta Arjuna Marten Paulissen (5) dan Sri Paulissen (3), kedua anaknya, pulang ke Solo untuk berlebaran.
Tetapi nasib berbicara lain, pesawat Malaysian Airlines MH17 yang ditumpanginya dari Amsterdam Belanda, jatuh di Ukraina.
" Semua keluarganya beragama Islam. Mereka biasa pulang berlebaran setiap 2 tahun sekali. Johny juga sudah masuk Islam sejak menikah 7 tahun lalu. Ia pulang terakhir November 2013 ketika ibunya meninggal," ujar Awang Nuryanto (50) adik ipar Yuli di kediamannya, Jalan Noroyono 14, Kampung Kebonan, RT02 RW 01, Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Jumat 18 Juli 2014.
Menurut dia, Yuli akan pulang ke Solo melalui Malaysia. Setelah sampai Malaysia, ia akan terbang ke Jakarta dengan pesawat MH17. Kemudian, mereka baru melanjutkan perjalanan ke kota kelahirannya di Solo.
" Mereka berencana berlibur lebaran 2 minggu di Solo. Tetapi nasib berbicara lain. Kalau sudah takdir, kami ikhlas menerimanya," kata Awang.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, telah mendapatkan informasi sekitar 12 warga negara Indonesia menjadi korban jatuhnya pesawat nahas tersebut.
(Ism, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya