Ilustrasi (Foto: Hmetro.com.my)
Dream - Warga Malaysia dikejutkan dengan temuan beberapa kerangka manusia. Tulang-belulang itu ditemukan di dalam tempayan.
Empat kerangka manusia yang ditemukan di dalam empat tempayan di Batu Gajah, Perak, Malaysia tidak terbukti mengandung unsur kriminal.
Informasi itu dikonfirmasi oleh ahli patologi Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun (HRPB) di Ipoh.
Kerangka manusia ditemukan di dalam empat tempayan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) di kawasan bukit berdekatan Kampung Baru Nala, Tronoh, pada 25 Oktober siang kemarin.
Wakil Kepala Polisi Batu Gajah, Mohd Nasri Omar, mengatakan, keempat kerangka yang ditemukan di tempayan dalam keadaan rusak itu diyakini telah meninggal puluhan tahun yang lalu.
...
© Dream
Dream - Katanya, kondisi kerangka yang sudah rusak itu menyulitkan proses penyidikan. Namun ada sisa tanah yang menempel pada kerangka tersebut.
" Dipercaya tulang-tulang ini pernah terkubur di dalam tanah dan mungkin berada di kuburan tua yang direklamasi.
" Tulang-tulang itu ditemukan dalam keadaan tidak lengkap, atau bahkan ada beberapa bagian tulang yang jumlahnya lebih dari seharusnya," jelas Mohd Nasri.
Menurut Mohd Nasri, pihaknya mendapat laporan dari kontraktor TNB tentang temuan mereka dan langsung mendatangi lokasi yang dimaksud.
Investigasi di lokasi kejadian menemukan, empat tempayan tergeletak di antara tiang listrik di puncak sebuah bukit yang dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit.
Di situ juga ada tambang tua yang tidak beroperasi kurang dari 17 tahun. Selain itu terdapat pemakaman China yang terletak 10 kilometer dari lokasi penemuan tersebut.
(ism, Sumber: hmetro.com.my)
Advertisement

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir


Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury