MUI Kaji Tilawah Alquran Berlanggam Jawa

Reporter : Bimo
Selasa, 19 Mei 2015 13:14
MUI Kaji Tilawah Alquran Berlanggam Jawa
MUI tengah mengkaji tilawah Alquran ini yang tengah menuai polemik di masyarakat.

Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengambil sikap terkait polemik tilawah Alquran menggunakan langgam (irama) Jawa. MUI kini tengah melakukan pengkajian tentang persoalan tersebut.

" Kami sudah melihatnya kemarin. Saat ini saya belum bisa angkat bicara karena masih dalam agenda rapat soal pembacaan tilawah ayat suci," ujar Wakil Ketua MUI Amirsyah Tambunan kepada Dream.co.id, Selasa, 19 Mei 2015.

Keterangan serupa disampaikan Wakil Ketua MUI Maruf Amin. Dia pun menyatakan belum bisa memberi keterangan terkait polemik tersebut.

" Kami belum selesai rapatnya. Kami juga akan membicarakan pembacaan Alquran menggunakan irama Jawa," kata Maruf.

Tilawah Alquran langgam Jawa dilantunkan oleh Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Muhammad Yasser Arafat, saat peringatan Isra Miraj di Istana Merdeka pada Jumat, 15 Mei 2015 lalu. Hal ini menuai polemik, lantaran tilawah itu dinilai melanggar pakem.

Terkait hal ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara. Melalui akun twitter miliknya, Lukman menegaskan tilawah itu merupakan idenya untuk melestarikan khazanah nusantara.

" Tujuan pembacaan Al-Quran dg langgam Jawa adalah menjaga dan memelihara tradisi Nusantara dalam menyebarluaskan ajaran Islam di tanah air," tulis Lukman. (Ism) 

 

Beri Komentar