Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Itu Tak Malu Jajakan Bakso Keliling

Reporter : Ayik
Senin, 2 Maret 2015 14:31
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Itu Tak Malu Jajakan Bakso Keliling
Upah Rp 300 ribu per bulan yang ia terima dari hasil mengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah tidak sanggup memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Dream - Tuntutan hidup yang semakin besar membuat Mad Jaim (50) tak segan beralih profesi sampingan dari guru honorer menjadi penjual bakso keliling.

Upah Rp 300 ribu per bulan yang ia terima dari hasil mengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah, tidak sanggup memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Alhasil dia terpaksa mengandalkan keterampilan lain. Untunglah ia mahir  membuat bakso. Hal yang sudah ia tekuni sejak 15 tahun silam.

Karena itu, sebagai guru, Mad Jaim tidak pernah merasa malu atau terbebani dengan statusnya sebagai penjual bakso keliling.

Bagi lelaki asal Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak ini, apapun akan ia lakukan demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai kisah guru honorer ini? Yuk selengkapnya Baca di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Beri Komentar