Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Kementerian Kesehatan memutuskan menunda pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil. Dengan penetapan ini, tahap kedua vaksinasi takkan diikuti oleh para ibu yang sedang hamil.
" Untuk hamil masih ditunda vaksinasinya," ujar Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan pers disiarkan channel YouTube Kementerian Kesehatan RI.
Nadia mengatakan vaksinasi ibu hamil ditunda sampai melahirkan. Sedangkan jika para ibu ingin mendapatkan vaksinasi, disarankan untuk menunda dahulu program kehamilan.
" Setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua, tentunya pasangan usia subur bisa merencanakan kehamilannya," kata Nadia.
Sedangkan untuk ibu menyusui, kata Nadia, bisa mendapatkan vaksinasi. Demikian pula dengan ibu yang sudah melahirkan, keduanya sangat layak mendapatkan vaksin.
" Tidak ada kriteria berapa lama menyusui tetapi begitu dia sudah melahirkan dan mulai menyusui, maka dia layak mendapatkan vaksinasi," kata Nadia.
Kemenkes sendiri telah memperluas cakupan penerima vaksinasi Covid-19. Vaksinasi kini dapat diberikan kepada lansia di atas 60 tahun, penyintas dengan syarat sudah tiga bulan sembuh, serta orang dengan komorbid.
" Untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat disuntik vaksin kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg. Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang tidak ada kondisi akut, bahkan seorang penyandang kanker dan penyandang penyakit autoimun masih memungkinkan mendapatkan vaksinasi setelah dikonsultasikan kepada dokter yang merawat," kata Nadia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement

Cara Berdamai dengan Rasa Duka yang Mencengkeram Kehidupan Kita



Laika, Anjing yang Dikirim ke Luar Angkasa dan Menjadi Simbol Awal Perlombaan Antariksa

Dulu kerap Dianggap Penyakit Wanita, Gangguan Makan Kini Tengah Meningkat Pesat di Pria

Fungsi Resleting di Bagian Depan Celana, Benarkah Hanya untuk Pria?

Waktu Terbaik Makan Telur untuk Protein dan Pertumbuhan Otot