Pemprov DKI Jakarta Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 24 Maret 2021 15:01
Pemprov DKI Jakarta Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan
Pemprov mengalokasikan sebanyak 5.200 dosis vaksin untuk wartawan.

Dream - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengalokasikan vaksin Covid-19 untuk para wartawan. Bekerja sama dengan Dewan Pers, vaksinasi untuk para pekerja media ini akan mulai di Balaikota DKI Jakarta pada Kamis, 25 Maret 2021.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan pihaknya mengalokasikan 5.200 dosis vaksin untuk wartawan. Nantinya, vaksin untuk wartawan diberikan sebanyak 400 dosis per hari dan khusus Jumat sebanyak 300 dosis.

" DKI menyiapkan ada 5.200 vaksin untuk teman-teman media dan bekerja sama dengan Dewan Pers sehingga semua yang memang memiliki kebutuhan itu bisa terlayani dengan baik," ujar Anies dalam konferensi pers virtual, Rabu 24 Maret 2021.

Anies mengatakan vaksinasi wartawan untuk dosis pertama digelar hingga 8 April 2021. Sedangkan dosis kedua dijalankan dalam rentang waktu 28 hari kemudian.

 

1 dari 2 halaman

Kurangi Potensi Terkena Covid-19

Pemprov DKI memprioritaskan wartawan pekerja media dimaksudkan agar mereka dapat terus bekerja. Terus menjalankan kegiatan pemberian informasi yang mencerdaskan, mencerahkan, dan objektif, meskipun ada tantangan pandemi.

" Kita menyadari bahwa tugas dari teman-teman jurnalis itu memiliki risiko keterpaparan yang cukup tinggi, bagi jurnalis yang harus berinteraksi dengan begitu banyak orang, di begitu banyak lokasi, maka pandemi ini merupakan tantangan tersendiri," kata dia.

Anies berharap wartawan dapat terhindar dari risiko sakit Covid-19. Sehingga mereka bisa lebih tenang dalam bertugas.

" Harapannya jurnalis selalu sehat dan bisa terus memainkan peran yang besar," kata Anies.

 

2 dari 2 halaman

Hanya Untuk Pendaftar Lewat Asosiasi

Anggota Dewan Pers sekaligus Koordinator Vaksinasi Wartawan, Agus Sudibyo, mengingatkan wartawan yang ingin mengikuti vaksinasi ini diharuskan mendaftarkan diri lewat asosiasi yang terdaftar di Dewan Pers. Dia menegaskan tidak ada pendaftaran langsung di lapangan.

" Vaksinasi yang dilaksanakan mulai besok itu hanya untuk peserta yang sudah mendaftarkan diri melalui 11 asosiasi yang dihimpun oleh Dewan Pers, jadi tidak membuka pendaftaran langsung di lapangan," kata Agus.

Agus mengatakan ini karena keterbatasan kuota vaksinasi. Juga demi menjaga data pribadi setiap orang.

Laporan: Josephine Widya

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar