Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Layanan memeasan makanan melalui aplikasi ojek online telah banyak dilakukan masyarakat. Tetapi, cara itu kerap pula dimanfaatkan oleh pengguna yang tak bertanggung jawab.
Baru-baru ini, pengemudi ojek online dirugikan pesanan fiktif makanan oleh seorang pelanggan.
Diceritakan, pengguna aplikasi ojek online itu memesan makanan melalui aplikasi. Tetapi, ketika sang pengemudi ojek telah memesan, pesanan itu dibatalkan oleh si pengemudi.
Sang pengemudi ojek online ini rugi Rp250 ribu. Ketika ditelusuri, pesanan yang dibuat dan dibatalkan sepihak itu merupakan modus baru.
Diunggah akun Instagram @ndorobei, konsumen yang membatalkan order makanan itu ternyata si pemilik warung.
" Ternyata mbak-mbak (itu) berpura pura sebagai yang punya toko makanan dan pemesan dia sendiri," kata dia.
Kasus ini akhirnya diselesaikan dengan kekeluargaan.
Untuk pengemudi ojek online, berhati-hati dengan pesanan yang dibuat. Selalu teliti dan konfirmasi kembali pesanan itu.