Sumber: Merdeka.com/iqbal Fadil
Dream - Dua pesawat asing dilaporkan terparkir selama hampir 1 tahun di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Dua pesawat tersebut merupakan bekas Angkatan Udara Prancis.
Executive General Manager Bandara Kertajati, Nuril Huda, tak membantah keberadaan pesawat asing di lapangan udara yag memiliki nama resmi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati tersebut.
Nuril Huda menjelaskan bahwa dua pesawat itu merupakan bekas Angkatan Udara Prancis namun sudah beralih fungsi menjadi pesawat kargo.

Nuril juga memastikan dua pesawat dengan tipe Airbus A340-212 ini memang sudah terparkir setahun lalu. Hal tersebut sesuai dengan surat permohonan terbang dan mendarat yang diterima pihak bandara sekitar 1 tahun lalu.
“ Kami menerima surat permohonan terbang dan mendarat dari Ground Handling, parkir di KJT (Bandara Kertajati) sekitar 1 tahun,” ujar Nuril, dikutip dari Jabarnews.com, Jumat 2 Juni 2023.
Sebelumnya, kabar mengenai terparkirnya 2 pesawat itu diunggah akun Twitter @BabakTaghvaee1 yang menarasikan, dua pesawat tersebut merupakan tipe Airbus A340-212 bekas Angkatan Udara Perancis.

Menurut cuitan di akun tersebut, pesawat itu terparkir di Bandara Kertajati sebelum diterbangkan ke Teheran, iran. Narasinya menyebutkan bahwa Indonesia terlibat membantu Iran untuk menghindari sanksi Amerika Serikat (AS).
" Hasil penyelidikan saya tentang pengadaan dua Airbus A340-212 bekas Angkatan Udara Prancis oleh #IRGC berafiliasi #MahanAir untuk #Iran government. Otoritas Indonesia dan Mali terlibat dalam membantu Iran menghindari sanksi #AS & menerbangkan mereka ke Iran pada 23/05/2023," tulis akun @BabakTaghvaee1.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya