Jet Airways (www.travelnewsdigest.in)
Dream - Pesawat Jet Airways nyaris saja mengalami kecelakaan saat terbang dari Mumbai, India, menuju Brussel, Belgia, pada 8 Agustus 2014 lalu. Pesawat itu dilaporkan mendadak turun ketinggian ke 34 ribu kaki, atau lima ribu kaki dari jalur yang seharusnya dilalui.
Laman Emirates 24l7, Kamis 14 Agustus 2014, memberitakan, pesawat itu tidak terkendali beberapa saat saat berada di langit Ankara, Turki. Usut punya usut, pesawat tak terkendali karena sang pilot sedang tidur siang. Sementara si kopilot sibuk main tablet.
Beruntung peringatan dari Air Traffic Control Ankara membangunkan sang pilot. Sehingga segera melakukan tindakan penyelamatan. Sementara kopilot mengaku tidak tahu bahwa pesawat itu telah turun lima ribu kaki.
Manajemen Jet Airways membenarkan kejadian itu. Tak disebutkan berapa penumpang pesawat saat itu. Yang pasti, mereka mengatakan tengah menyelidiki insiden yang terjadi pada pesawat dengan nomor penerbangan 9W 228 jenis Boeing 777-300 ER tersebut.
" Keselamatan merupakan hal penting untuk Jet Airways, juga kesejahteraan para penumpang dan kru dan maskapai akan selalu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan kejadian itu," demikian pernyataan maskapai Jet Airways.
Maskapai menggandeng otoritas penerbangan India untuk penyelidikan ini. " Dalam penyelidikan, kopilot mengaku tidak menyadari bahwa mengapa pesawat itu turun ketinggian dan dia tengah membaca panduan penerbangan manual," kata pejabat perhubungan itu. (Ism)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya